Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 00:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraUEFA dan CONCACAF mengeluarkan pernyataan keras yang menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.
Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memang tidak secara langsung meminta pergantian presiden FIFA, tetapi mengecam keras minimnya konsultasi sebelum proposal tersebut diajukan dan mendesak adanya reformasi kelembagaan di tubuh FIFA.
Menurut laporan The Times London, UEFA, CONCACAF, dan AFC bahkan disebut siap melumpuhkan aktivitas FIFA hingga membentuk kompetisi sendiri apabila Infantino tetap bersikeras mempertahankan jabatannya. Namun, hingga kini UEFA memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut, sedangkan FIFA, CONCACAF, dan AFC belum merespons laporan tersebut.
UEFA juga telah mengonfirmasi pengiriman document preservation letter kepada FIFA agar seluruh dokumen terkait proposal penjualan hak komersial Piala Dunia tetap disimpan sebagai bagian dari kemungkinan langkah hukum di kemudian hari.
Tantangan terdekat bagi Infantino adalah mencegah digelarnya Kongres Luar Biasa FIFA, yang dapat terjadi apabila sedikitnya 43 asosiasi anggota mengajukan permintaan resmi secara tertulis.
Setelah itu, ia hanya memiliki waktu sekitar tujuh bulan untuk memulihkan hubungan dengan para pendukungnya sekaligus mempertahankan mayoritas suara menjelang pemilihan presiden FIFA.
Seperti dua pendahulunya, Joao Havelange dan Sepp Blatter, kekuatan politik Infantino selama ini bertumpu pada dukungan negara-negara berkembang di luar Eropa yang sangat bergantung pada pendanaan FIFA.
Dalam proposal yang kini dibatalkan tersebut, asosiasi anggota yang mendukung rencana itu dijanjikan dividen antara 20 juta hingga 40 juta dolar AS pada awal tahun depan.
Kini, pihak-pihak yang ingin menantang Infantino harus segera menemukan kandidat alternatifsebelum batas akhir pencalonan pada 18 November, sosok yang mampu meraih dukungan baik dari federasi-federasi kecil penerima dana FIFA maupun negara-negara besar yang selama ini menjadi pusat kekuatan sepak bola dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!