IHSG Hari Ini Menguat, Ditopang Kinerja Keuangan Emiten Periode Kuartal II
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 11:36 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (4/8) bergerak menguat ditopang oleh laporan kinerja keuangan emiten-emiten periode kuartal II-2026.
IHSG dibuka menguat 20,28 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.254,78. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,27 poin atau 0,36 persen ke posisi 626,20.
“Diperkirakan IHSG masih berpotensi rebound dan menguji resistance di level 6,250-6,300,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.
Dari dalam negeri, emiten- emiten di pasar modal Indonesia mulai melaporkan kinerja keuangan periode kuartal II-2026 atau semester I-2026, yang secara umum masih menunjukkan fundamental solid, terutama pada sektor perbankan, telekomunikasi, serta konsumsi.
Sementara itu, indeks PMI Manufacturing Indonesia membaik di level 50,2 pada Juli 2026 dari sebelumnya di level 46.9 pada Juni 2026, sekaligus menandai level tertinggi sejak Februari 2026. Output produksi mengalami kenaikan setelah selama empat bulan berturut-turut melemah, meskipun kenaikannya relatif kecil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Neraca perdagangan masih mencatatkan defisit 450 juta dolar AS pada Juni 2026, namun membaik dibandingkan defisit 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026. Ekspor tumbuh 8,84 persen year on year (yoy) pada Juni 2026, atau membaik dari penurunan 5,73 persen (yoy) pada Mei 2026, namun impor meningkat 34,27 persen (yoy) dari sebelumnya 22,16 persen (yoy).
Sedangkan, laju inflasi melambat menjadi 2,88 persen (yoy) pada Juli 2026 dari sebelumnya 3,34 persen (yoy) pada Juni 2026, akibat deflasi sebesar 0,14 persen month to month (mtm) pada Juli 2026.
Deflasi tersebut disebabkan karena adanya panen raya, sehingga mendorong penurunan harga pada kelompok makanan, minum dan tembakau. Penurunan harga BBM non-subsidi pada Agustus 2026, berpotensi akan mendorong laju inflasi lebih landai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari mancanegara, kalender ekonomi Amerika Serikat (AS) didominasi oleh data pasar tenaga kerja, dengan data terbaru tentang lowongan pekerjaan yang akan dirilis pada Selasa (4/8), data pekerjaan swasta pada Rabu (5/8), data PHK pada Kamis (6/8), serta laporan nonfarm payrolls Juli 2026 pada Jumat (7/6).
Data pasar tenaga kerja akan dirilis pada saat pelaku pasar merespon negatif terhadap keputusan suku bunga The Fed pada pekan lalu. Komentar Chairman the Fed Kevin Warsh pasca keputusan kebijakan suku bunga acuan, gagal meyakinkan para investor bahwa bank sentral dapat mengatasi inflasi.
Sementara itu, harga minyak mentah melemah lebih dari 4 persen mendekati level 80 dolar AS per barel pada Senin (3/8), setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan membatalkan rencana serangan ke Iran sehingga menimbulkan harapan akan meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Seiring dengan itu, U.S. 10-year Bond Yield menurun sekitar 6 bps di level 4.688 persen pada Senin (3/8), didorong oleh berkurangnya kekhawatiran akan inflasi seiring penurunan harga minyak. Sedangkan, harga emas spot menguat 0,4 persen di level 4,055 dolar AS per troy ons pada Senin (3/8), karena pelemahan dolar AS dan harga minyak.
Pada perdagangan Senin (03/08) kemarin, bursa Eropa mayoritas menguat, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 1,14 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,10 persen, indeks DAX Jerman menguat 1,45 persen, serta indeks CAC 40 Prancis menguat 1,22 persen.
Bursa Wall Street di AS kompak menguat pada Senin (03/08), diantaranya indeks S&P 500 menguat 1,48 persen ke level 7.600,50, indeks Nasdaq Composite menguat 1,78 persen ke 28.776,80, serta Dow Jones Industrial Average menguat 1,32 persen ke 53.178,41.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!