Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Warga Uriemi Mengolah Nipah Jadi Gula Merah

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 23:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatihan Warga Uriemi Mengolah Nipah Jadi Gula Merah Doc: Antara
Ket. Warga melakukan proses pengolahan sari nipah menjadi produk gula merah di Kampung Uriemi, Distrik Rasiei, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Selasa (22/9/2026).

Manokwari - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat memfasilitasi pelatihan pengolahan sari nipah menjadi produk gula merah bagi dua kelompok warga di Kampung Uriemi, Distrik Rasiei, Kabupaten Teluk Wondama.

Kepala DPMK Papua Barat Legius Wanimbo saat dihubungi dari Manokwari, Selasa, mengatakan pelatihan berlangsung selama dua hari, terdiri atas pemaparan materi pada hari pertama, dan hari kedua praktik pengolahan produk lokal.

“Senin (21/9), peserta diberikan materi, dan hari ini praktik pembuatan produk gula merah. Selama ini sari nipah difermentasi jadi minuman beralkohol,” ujar dia.

Dia mengatakan kegiatan tersebut bagian dari pelaksanaan program unggulan pemerintah provinsi, yaitu Papua Barat Produktif yang diarahkan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat lokal, melalui penguatan usaha mikro kecil dan menengah.

Masyarakat Kampung Uriemi yang tergabung dalam dua kelompok sangat antusias karena baru pertama kali memperoleh pelatihan pengembangan sari nipah menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi, seperti gula merah, kecap, dan lainnya, lanjutnya. 

“Pengolahan sari nipah bisa jadi beberapa produk turunan. Ke depan, kami akan gandeng Dinas Kesehatan Papua Barat untuk mengolah sari nipah menjadi alkohol medis,” ujar Legius.

Selain itu, kata Legius, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan sarana prasarana pengolahan produk, seperti wajan, cetakan gula merah, hingga sepatu boots yang digunakan oleh dua kelompok binaan saat mengambil buah nipah.

Kemampuan masyarakat kampung mengolah produk turunan tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat mengonsumsi minuman beralkohol dari nipah secara berlebihan.

“Pengembangan produk olahan nipah secara maksimal memerlukan kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten, supaya hasil produksi bisa dipasarkan keluar daerah,” kata Legius.

Bupati Teluk Wondama Elysa Auri mengatakan pemerintah kabupaten melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis akan memberikan pendampingan lanjutan, termasuk penyediaan rumah produksi, izin produksi dan izin edar.

Pemerintah kabupaten mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan yang diinisiasi DMPK Papua Barat sehingga sari nipah dapat menjadi produk turunan dengan nilai manfaat ekonomi lebih tinggi dari sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Olahraga
Mancini Tegaskan Tim Nasion...
Daerah
Karhutla Diduga Libatkan Ko...
Rona
Beware Boiúna, Horor Monst...
Megapolitan
Harga Cabai Bikin Waswas, P...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.