Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei: 76 Persen Warga Jepang Tolak Kepemilikan Senjata Nuklir

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Survei: 76 Persen Warga Jepang Tolak Kepemilikan Senjata Nuklir Doc: Antara
Ket. Ilustrasi peringatan jatuhnya bom atom di Jepang

Tokyo - Jajak pendapat yang dilaporkan salah satu media besar pada Minggu (2/8) menunjukkan bahwa 76 persen penduduk Jepang mendukung penegakan tiga prinsip non-nuklir negara itu, yaitu tidak memproduksi, memiliki, atau mengizinkan senjata nuklir di wilayahnya.

Survei tersebut juga menemukan bahwa 77 persen percaya bahwa Jepang seharusnya tidak mengharapkan pembagian senjata nuklir, sebuah pengaturan di mana Amerika Serikat akan menempatkan senjata nuklir di Jepang untuk operasi bersama.

Karena Jepang adalah satu-satunya negara yang pernah menderita akibat bom atom dalam perang, hasil tersebut menyoroti sentimen anti-nuklir yang kuat seiring meningkatnya perdebatan tentang revisi prinsip-prinsip tersebut.

Dukungan agar Jepang bergabung dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir menjelang konferensi peninjauan pertamanya pada November berada di angka 55 persen, turun 5 poin persentase dari tahun sebelumnya.

Orang-orang yang menentang Jepang bergabung dengan perjanjian tersebut berjumlah 42 persen, di mana 56 persen mengatakan perjanjian itu tidak akan mengarah pada penghapusan senjata nuklir, menurut survei yang hasilnya dilaporkan Tokyo Shimbun.

Ketika ditanya tentang langkah-langkah AS baru-baru ini, 90 persen responden mengatakan mereka menentang aksi militer AS terhadap Iran dan Venezuela.

Dari mereka yang disurvei, 44 persen mengatakan pemerintah Jepang seharusnya menyatakan keprihatinan atas serangan AS terhadap Iran, sementara 34 persen mengatakan tanggapannya -- yang tidak mendukung maupun mengkritik serangan tersebut -- sudah tepat.

Sebanyak 63 persen responden mengatakan ada kemungkinan besar atau sedang bahwa senjata nuklir akan digunakan dalam perang dalam 10 tahun ke depan, turun 9 poin persentase dari 2024.

Sementara, 33 persen mengatakan ada kemungkinan besar atau sedang bahwa Jepang akan berperang, turun 2 poin persentase dari tahun sebelumnya.

Jepang dipandang sebagai negara yang cinta damai oleh 86 persen responden. Di antara mereka, 31 persen mengatakan penguatan diplomasi damai diperlukan agar Jepang tetap menjadi negara yang tidak berperang.

Terkait keputusan pemerintah pada April untuk mencabut larangan ekspor senjata mematikan, 36 persen mengatakan ekspor harus dibatasi pada peralatan yang tidak mematikan, bahkan kepada sekutu.

Sementara, gabungan 53 persen mengatakan larangan tersebut harus dipertahankan atau kebijakan tersebut perlu dipertimbangkan kembali.

Survei yang menargetkan 3.000 orang berusia 18 tahun ke atas itu dilakukan pada Juni dan Juli oleh sebuah organisasi jajak pendapat nasional yang dibentuk oleh Kyodo News dan para anggotanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Nasional
Parasut Statik Satria 402 K...
Luar Negeri
Ukraina Serang Moskwa denga...
Luar Negeri
Seoul: Korut Kembali Tembak...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.