Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sumur Mengering Total! Warga Selatan Cianjur Rela Antre Pasokan 30 Ribu Liter Air

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 21:20 WIB | Oleh:
Sumur Mengering Total! Warga Selatan Cianjur Rela Antre Pasokan 30 Ribu Liter Air Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendistribusikan air bersih dengan tangki ke wilayah terdampak kemarau di Kecamatan Leles, Minggu (2/8).

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mendistribusikan 30.000 liter air bersih ke Kecamatan Agrabinta dan Leles guna membantu sekitar 345 kepala keluarga yang terdampak krisis air bersih, Minggu (2/8). 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama di Cianjur, Minggu, mengatakan pendistribusian dilakukan sejak dua hari terakhir ke sejumlah desa di Kecamatan Agrabinta dan Leles.

Pendistribusian air bersih di Kecamatan Agrabinta mengambil sumber air dari Kantor Cabang Perumdam Sindangbarang yang berjarak sekitar 36 kilometer, sehingga pendistribusian hanya dapat dilakukan dua kali setiap harinya.

"Sedangkan sumber air untuk masyarakat di Kecamatan Leles diambil dari sumber air yang tidak jauh dari perkampungan warga dengan medan yang cukup curam sehingga pendistribusian hanya dapat dilakukan maksimal tiga kali," katanya.

Pihaknya mencatat dampak kemarau terus meluas, dimana data sementara yang masuk sekitar 14 kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga warga berharap pendistribusian air dengan tangki mengalami peningkatan.

Tidak semua permintaan dapat dikabulkan karena infrastruktur jalan yang sulit dilalui truk tangki, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait guna melakukan pembangunan pipanisasi atau sumur bor.

Selama satu pekan terakhir untuk pendistribusian air bersih dengan truk tangki ke sejumlah titik yang dapat dijangkau, pihaknya bekerjasama dengan Perumdam Cianjur, Dinas PUTR Cianjur, PMI Cianjur, dan Polres Cianjur.

"Kami menjalin koordinasi dengan berbagai pihak untuk menurunkan truk tangki ke 14 kecamatan terdampak mulai dari utara hingga selatan Cianjur, dengan harapan seluruh permintaan dapat terpenuhi guna meringankan beban masyarakat," katanya.

Seiring kemarau yang diprediksi akan terjadi cukup panjang, pihaknya meminta masyarakat bijak dan hemat dalam menggunakan air, tidak menggunakan air untuk kebutuhan yang tidak perlu seperti mencuci kendaraan atau menyiram lahan yang kering.

"Kami juga meminta masyarakat mencegah terjadinya kebakaran lahan dengan tidak membakar sampah dan membuang puntung sembarangan selama musim kemarau," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Ekonomi
Kementerian ESDM menjamin s...
Ekonomi
Permintaan tabung oksigen d...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.