Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Rejang Lebong Intensifkan Patroli Pencegahan Geng Motor

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 07:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Rejang Lebong Intensifkan Patroli Pencegahan Geng Motor Doc: ANTARA
Ket. Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady menunjukkan barang bukti belasan unit sepeda motor dari pengungkapan dari kelompok atau geng motor di wilayah itu.

REJANG LEBONG – Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, mengintensifkan patroli di 15 kecamatan sebagai upaya mengantisipasi kemunculan geng motor dan aksi tawuran yang melibatkan kalangan muda di wilayah tersebut.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady di Mapolres Rejang Lebong, Rabu(30/7), mengatakan bahwa langkah pencegahan ini diambil merespons fenomena kelompok motor anarkis di Provinsi Bengkulu yang meresahkan masyarakat serta mengganggu ketertiban umum.

"Untuk mencegah perkembangan geng motor maupun kelompok anarkis yang melibatkan anak-anak dan kaum muda, Polres Rejang Lebong telah mengintensifkan patroli rutin dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong," kata dia.

Dia menjelaskan, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta media sosial turut memengaruhi pola pergaulan remaja saat ini. Menurutnya, fenomena geng motor dan tawuran massal tidak lagi hanya terjadi di kota-kota besar, melainkan sudah merambah ke tingkat daerah.

Sebagai langkah konkret di lapangan, kata dia, Polres Rejang Lebong tidak hanya mengandalkan patroli berkala dari Satuan Samapta, tetapi juga menerjunkan tim khusus penindakan.

"Upaya yang dilakukan Polres Rejang Lebong guna mencegah perkembangan geng motor ini selain meningkatkan patroli dari Samapta, juga membentuk tim khusus yang dinamakan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Rejang Lebong," ujarnya.

Selain penindakan dan patroli oleh aparat, Syahrul mengimbau para orang tua di Kabupaten Rejang Lebong untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah.

Ia menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja tidak bisa hanya mengandalkan pihak kepolisian dan guru di sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif dari lingkungan keluarga.

"Peranan dari orang tua itu sangat penting dalam mengawasi anak-anak mereka saat berada di rumah. Awasi dengan ketat agar mereka tidak terlibat dalam geng motor maupun terlibat tawuran," demikian Syahrul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.