Manuver Investasi FIFA Buka Babak Baru Perebutan Kekuasaan dengan Eropa
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 00:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNamun, CONCACAF tidak secara langsung menolak rencana investasi ekuitas swasta tersebut.
Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang menaungi 47 asosiasi anggota, mengaku bahkan tidak mengetahui rencana tersebut sebelum FIFA mengumumkannya kepada publik.
Situasi ini memperlihatkan bahwa persoalan terbesar yang kini dihadapi Infantino bukan sekadar mencari investor.
Pertarungan sebenarnya adalah soal siapa yang akan mengendalikan masa depan bisnis sepak bola dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
FIFA memiliki keunggulan politik melalui 211 anggota yang tersebar di seluruh dunia. Eropa, di sisi lain, memegang kekuatan ekonomi yang sangat besar melalui klub-klub, liga, hak siar, sponsor, dan kompetisi yang menjadi pusat industri sepak bola global.
Dengan membuka hingga 20 persen kepemilikan kepada investor eksternal, Infantino mencoba membangun sumber kekuatan finansial baru bagi FIFA.
Namun, langkah tersebut juga berpotensi memperuncing konflik dengan Eropa yang selama puluhan tahun telah menjadi pusat kekuatan ekonomi sepak bola.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada akhirnya, pertarungan ini bukan hanya tentang Rp330 triliun, tetapi tentang siapa yang memiliki pengaruh terbesar atas uang, kompetisi, dan arah masa depan olahraga paling populer di dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!