Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Kesaksian Bupati Gowa di Kasus Pengadaan Seragam Sekolah Senilai Rp16 Miliar

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 15:42 WIB | Oleh:
Ini Kesaksian Bupati Gowa di Kasus Pengadaan Seragam Sekolah Senilai Rp16 Miliar Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Bupati Kabupaten Gowa Sitti Husniah Talenrang (kiri) didampingi kuasa hukum serta penyidik usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan seragam sekolah SD dan SMP dengan anggaran APBD 2025 senilai Rp16 miliar

MAKASSAR -- Bupati Kabupaten Gowa Sitti Husniah Talenrang secara koperatif memenuhi panggilan sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 20 ribuan seragam sekolah SD dan SMP tahun anggaran 2025 senilai Rp16 miliar lebih di Kantor Polda Sulawesi Selatan.

"Saya hadir memenuhi panggilan (penyidik). Sebagai warga Indonesia yang baik, kita harus mengikuti aturan terkait undangan dari penyidik. Untuk materi pemeriksaan silahkan ke penyidik," ucap Husniah singkat kepada wartawan didampingi kuasa hukumnya usai pemeriksaan di Mapolda Sulsel, Makassar, Rabu malam.

Husniah mengenakan jilbab dan baju putih dibalut celana hitam mendatangi Kantor Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel sejak pukul 16.00 WITA dan baru keluar dari ruangan pukul 21.40 WITA atau sekitar enam jam menjalani pemeriksaan.

Terkait dengan perannya dalam perkara ini, Husniah enggan merespons dan menyerahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum menjelaskan apa saja ditanyakan serta berapa pertanyaan disampaikan oleh penyidik. "Iya, nanti silhkan dengan kuasa hukum," ujarnya singkat lalu bergegas meninggalkan kantor Polda.

Menanggapi hal itu, kuasa hukumnya Amirullah Mappaero menjelaskan kepada awak media bahwa pemeriksaan terhadap kliennya terkait program yang ada di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gowa.

Terkait apa saja pertanyaan penyidik kepada kliennya apakah berkaitan dengan pengadaan seragam sekolah gratis, Amirullah sempat terlihat gugup dan menjawab secara terbata-bata, bahkan berdalih pertanyaan soal tingkat kepuasan publik seputar program itu.

"Pertanyaan sekitar 18 pertanyaan mungkin, kurang lebih. Itu saja ditanyakan, bagaimana tingkat kepuasan masyarakat setelah dengan adanya program seragam gratis itu. Sekitar itu juga pertanyaannya," ucapnya berkilah.

Mengenai kapasitas kliennya dipanggil penyidik Tipidkor Polda Sulsel sebagai apa, kata dia, sebagai saksi. Alasannya, selaku Bupati Gowa tentu menjadi penanggungjawab secara umum di pemerintahan.

Amirullah baru menjawab setelah diperjelas apa agenda pemeriksaan itu, ia menyebutkan berkaitan dengan pengadaan seragam sekolah. Disinggung siapa yang melaporkan kasus ini ke polisi, pihaknya menyatakan tidak mengetahui siapa pelapornya.

"Belum kami tahu. (siapa yang melapor). (Upaya hukum) kita serahkan sama penyidik. Tentu akan kami proses apabila perkara akan berlanjut. Pada intinya, kita menyerahkan semua kewenangan ke penyidik," katanya lagi.

Ia mengatakan, pemanggilan kliennya ini baru pertama kali dan dipenuhi setelah menerima panggilan untuk diminta keterangan sebagai saksi seputar dugaan korupsi pada pengadaan seragam itu."Pokoknya, Ibu dipanggil (ada panggilan kedua) akan kooperatif, itu intinya," ucapnya kepada awak media.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto sebelumnya disela pemeriksaan Husniah kepada wartawan di Mapolda Sulsel, menyebutkan sudah ada beberapa orang telah menjalani pemeriksaan secara intensif sebagai saksi berkaitan dengan perkara ini.

"Saat ini sudah ada beberapa saksi yang diperiksa, termasuk hari ini salah satunya adalah Bupati Gowa dan itu diperiksa berstatus saksi. Saksi sudah diperiksa semua, termasuk yang terkait di sana. Ada sekitar delapan orang. Saksi yang diperiksa ini intinya ada kaitannya dengan itu," sebutnya.

Dari informasi yang diperoleh, sejumlah saksi-saksi yang diperiksa yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Seragam Sekolah SD dan SMP Disdik Gowa sekaligus menjabat Sekretaris Disdik inisial RS, Kepala Disdik Gowa inisial TM beserta beberapa staf Disdik Gowa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.