Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disprindag Mimika Ajak Warga Awasi Penjualan Minyak Tanah

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 07:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disprindag Mimika Ajak Warga Awasi Penjualan Minyak Tanah Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disperindag Mimika Sabelina Fitriani.

TIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mengajak seluruh masyarakat di wilayah itu mengawasi penjualan minyak tanah yang dilakukan di pangkalan minyak agar penyalurannya tepat sasaran dan semua masyarakat terlayani.

Kepala Disperindag Mimika Sabelina Fitriani, di Timika, Rabu (29/7), mengatakan agen dan pangkalan minyak tanah yang ada di Mimika berkewajiban memberikan pelayan penjualan minyak tanah kepada seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah pangkalan tersebut beroperasi.

"Kalau ada pangkalan yang diduga tidak mau melayani warga yang ada di area pangkalan tersebut , warga bisa memvideokan dan melaporkan kepada kami. Kami akan memanggil agen dan pemilik pangkalannya dan akan kami tindaklanjuti," ujarnya.

Warga yang membuat pengaduan dan laporan kepada Disperindag wajib mencantum nama dan lokasi pangkalan hal ini mempermudah Disperindag Mimika untuk menindak lanjuti pangkalan tersebut.

Disperindag Mimika sebelumnya telah mengambil tindak tegas dengan menutup salah satu pangkalan minyak di wilayah SP 4 Kelurahan Wonosari Jaya Distrik Wania karena dinilai tidak patuh pada aturan.

Ia menyebut di Mimika terdapat lima agen resmi yang menyalurkan minyak tanah kepada pangkalan minyak untuk di jual kepada masyarakat.

"Satu agen itu memiliki 50 sampai 60 pangkalan, sehingga total keseluruhan pangkalan minyak tanah yang ada di Mimika mencapai sekitar 200 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Mimika," ujarnya.

Kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah dalam melakukan pengawasan penjualan minyak tanah akan penyaluran minyak tanah dilakukan sesuai dengan aturan dan seluruh masyarakat dapat terlayani secara optimal.

Harga minyak tanah di pangkalan yang ada di Mimika, saat ini dijual dengan harga berkisar Rp5.000 hingga Rp6.000 per liter. Sementara harga minyak tanah yang dijual para pedagang eceran di Mimika satu botol kemasan air minum ukuran 1,5 liter dijual dengan harga Rp23.000 hingga Rp25.000.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pegadaian Peduli, 480 Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Jakarta Barat
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
  • Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
  • Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!
    Hubungi layanan08216363491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
    Hubungi layanan0821?6363?491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
  • Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
  • Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK
    Saluran resmi AirAsia, Anda dapat menghubungi Call Center ...
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.