Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ekonomi Pesisir, KKP Siapkan 200 Kampung Nelayan Merah Putih di Papua

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 15:12 WIB | Oleh:
Perkuat Ekonomi Pesisir, KKP Siapkan 200 Kampung Nelayan Merah Putih di Papua Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan pembangunan sekitar 200 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Papua untuk memperkuat ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari perluasan program KNMP yang diarahkan ke wilayah pesisir, pulau kecil, dan daerah terpencil.

“Contohnya nanti di Papua. Kita membangun sekitar 200 titik bersama-sama dengan TNI, 200 titik di Papua untuk Kampung Nelayan Merah Putih,” kata Didit dalam pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta, Rabu (29/7).

Menurut dia, program tersebut dirancang untuk mengembangkan kegiatan ekonomi perikanan secara terpadu, mulai dari produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil tangkapan.

KKP juga mendorong keterhubungan KNMP dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar hasil perikanan masyarakat dapat terserap sekaligus memberikan nilai tambah di daerah.

“Mengapa kami membangun Kampung Nelayan Merah Putih dan tambak-tambak yang dibutuhkan oleh masyarakat? Ini karena (akan) terjadi peningkatan ekonomi, kesejahteraan, kesehatan, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Didit mengatakan KKP telah melakukan asesmen terhadap sejumlah wilayah, termasuk Samber-Binyeri di Kabupaten Biak Numfor, Papua, sebagai salah satu contoh pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.

Ia menyebut Nilai Tukar Nelayan (NTN) di wilayah tersebut meningkat dari 109 menjadi 113 setelah pelaksanaan program pendampingan dan pengembangan kegiatan perikanan.

"Dan ini kami harapkan daerah-daerah terpencil lainnya dilakukan seperti itu bersama-sama dengan masyarakat setempat,” ucap Didit.

Menurut dia, peningkatan NTN menggambarkan bertambahnya kemampuan daya beli dan kesejahteraan rumah tangga nelayan dibandingkan pengeluaran yang harus mereka tanggung.

KKP juga akan melanjutkan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Didit menyampaikan pemerintah menyiapkan 100 lokasi sebagai model awal yang dapat ditiru dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.

Ia meminta Tim Ekspedisi Patriot yang dikirim oleh Kementerian Transmigrasi membantu memetakan potensi, kebutuhan infrastruktur, komoditas unggulan, serta kesiapan masyarakat di lokasi pengembangan program.

“Kami berharap nanti Tim Ekspedisi Patriot 2026 bisa memberikan masukan kepada kami mengenai apa saja yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, termasuk hasil-hasilnya,” tuturnya.

Selain pembangunan kampung nelayan, KKP menjalankan sejumlah program prioritas berbasis ekonomi biru, antara lain perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan perikanan budi daya, serta pengurangan sampah plastik di laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Gempa M7,1 Jepang: PM Takai...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.