Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Ujian Independensi Bank Indonesia
📅 Senin, 27 Jul 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim PenulisMeski demikian, Josua mengingatkan bahwa masa transisi tetap menyimpan risiko apabila komunikasi BI tidak berjalan baik.
Menurutnya, pasar akan menguji tiga aspek utama, yakni konsistensi komunikasi BI, ketegasan menjaga independensi bank sentral, dan kepastian proses pemilihan gubernur definitif.
Ia menilai BI perlu memastikan bahwa sasaran inflasi, kebijakan stabilisasi rupiah, dan penetapan suku bunga tetap didasarkan pada data ekonomi, bukan pertimbangan di luar mandat bank sentral.
Di sisi lain, pemerintah juga dinilai perlu memberikan kepastian bahwa proses penunjukan gubernur baru tidak dimanfaatkan untuk mendorong BI melonggarkan kebijakan moneter demi mendukung agenda fiskal pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tantangan terpenting saat ini bukan kemampuan Destry menjalankan tugas, melainkan memastikan komunikasi transisi dilakukan secara cepat, konsisten, dan meyakinkan," kata Josua.
Sebelumnya, Bank Indonesia pada Senin mengumumkan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI secara sukarela dengan alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut disampaikan pada Sabtu (25/7), sedangkan Rapat Dewan Gubernur BI pada Minggu (26/7) menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Dalam konferensi pers, Destry menegaskan seluruh tugas dan kewenangan BI tetap berjalan sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"BI senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," ujar Destry.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!