Fleksibel dan Didukung AI, Generasi Z Mulai Mengadopsi Model Karier Portofolio
📅 Senin, 27 Jul 2026, 19:45 WIB | Oleh: Haryo BronoPerubahan pekerjaan tersebut tidak selalu dilakukan dengan mengikuti pola kenaikan jabatan secara konvensional. Sebagian profesional muda justru menerapkan konsep "career lily pads", yakni berpindah secara strategis dari satu peran, industri, atau proyek ke peluang lainnya.
Strategi tersebut memungkinkan pekerja mencari peluang dengan potensi penghasilan lebih baik sekaligus menyesuaikan karier dengan kebutuhan finansial, seperti biaya tempat tinggal, tagihan sehari-hari, maupun pembayaran pinjaman pendidikan.
Model ini juga mencerminkan perubahan cara Generasi Z melihat keamanan karier. Stabilitas tidak selalu dipahami sebagai bertahan selama bertahun-tahun di satu perusahaan, tetapi juga sebagai kemampuan memiliki keterampilan yang relevan dan sumber penghasilan yang beragam.
Generasi Z Mulai Menghindari Perjalanan Kerja yang Panjang
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain fleksibilitas pekerjaan, lokasi dan waktu kerja menjadi faktor yang semakin dipertimbangkan oleh pekerja muda. Sebanyak 65 persen responden Generasi Z menyatakan mereka cenderung kurang tertarik untuk berwirausaha atau memiliki beberapa sumber penghasilan apabila harus melakukan perjalanan jauh ke tempat kerja setiap hari.
Pekerjaan hibrida dan fleksibel dinilai memberikan ruang lebih besar bagi pekerja untuk mengatur waktu. Dengan bekerja lebih dekat dari tempat tinggal, pekerja dapat mengurangi waktu perjalanan sekaligus mengalokasikan waktu untuk mengembangkan proyek pribadi atau pekerjaan sampingan.
Sebanyak 24 persen responden menyatakan model kerja hibrida membantu mengurangi waktu perjalanan sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk mengerjakan proyek pribadi atau pekerjaan sampingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, 20 persen mengatakan fleksibilitas tersebut memungkinkan mereka mengeksplorasi jalur karier baru tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama. Sebanyak 21 persen lainnya menyebut model kerja fleksibel memungkinkan mereka berkolaborasi dengan profesional dari luar industri utama.
Preferensi untuk bekerja lebih dekat dengan tempat tinggal juga diperkirakan akan semakin kuat seiring masuknya generasi baru ke dunia kerja.
Penelitian tambahan IWG menunjukkan bahwa 75 persen Generasi Alpha berusia 11 hingga 17 tahun menilai meminimalkan waktu yang terbuang dalam perjalanan akan menjadi faktor penting dalam cara mereka mengatur hari kerja pada masa depan.
Ruang Kerja Fleksibel Ikut Berkembang
Perubahan preferensi tersebut turut mendorong pertumbuhan ruang kerja profesional di berbagai wilayah, termasuk kawasan pinggiran kota dan kota-kota kecil. Ruang kerja fleksibel menawarkan alternatif bagi pekerja yang ingin bekerja lebih dekat dengan tempat tinggal tanpa kehilangan akses terhadap fasilitas profesional, kesempatan berkolaborasi, maupun peluang membangun jaringan.
IWG mencatat telah menambah lebih dari 1.100 lokasi baru sepanjang 2025 dan membukukan pendapatan tertinggi dalam sejarah perusahaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!