Drama Musikal “Soko Tani” Angkat Perjuangan Petani dan Pentingnya Swasembada Pangan
📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 13:42 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Antara - Aprilio Akbar
JAKARTA – Sekitar 500 mahasiswa mengikuti pementasan drama musikal bertema “Indonesia Berdaulat Menuju Swasembada Pangan” yang digelar Teater Lingkar Semarang di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes), Gunungpati, Semarang, Jumat (24/7).
Pementasan tersebut tidak hanya menjadi pertunjukan seni, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kemandirian dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Dr. H. Anang Budi Utomo, S.Pd., S.Mn., S.H., M.Pd., Direktur Direktorat AKK Unnes Mulyo Widodo, S.Pd., M.M., Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kota Semarang Moch Agus Rochmatullah Gundar, S.T., M.T., serta Presiden BEM Unnes Septiana Linasari.
Direktur Direktorat AKK Unnes Mulyo Widodo mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurut dia, seni pertunjukan dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan kebangsaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pentas seni merupakan media yang efektif untuk menyampaikan pesan kebangsaan karena mampu menyentuh hati sekaligus menggugah kesadaran masyarakat,” kata Mulyo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai upaya mewujudkan swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama. Agenda tersebut tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan petani, akademisi, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.
Menurut Mulyo, kolaborasi antara seni dan semangat kebangsaan dapat melahirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi sekaligus mendorong masyarakat untuk terlibat dalam isu-isu strategis bangsa.
Ia juga menekankan posisi mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. Di tengah berbagai tantangan global, ketahanan dan kemandirian pangan dinilai menjadi isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian dari seluruh lapisan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, Unnes terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya berperan dalam ruang akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai persoalan pembangunan, termasuk upaya mendukung agenda swasembada pangan nasional.
“Mahasiswa sebagai kaum intelektual memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Kemandirian pangan menjadi salah satu isu penting yang harus mendapat perhatian bersama,” ujarnya.
Dimulai dari Lingkungan Terdekat
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo menilai pementasan drama musikal tersebut menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap isu strategis nasional.
Menurut Anang, kemampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat merupakan salah satu indikator penting yang berkaitan dengan kesejahteraan dan kemandirian bangsa.
Ia mengatakan, semangat untuk mencapai swasembada pangan tidak harus dimulai dari kebijakan besar, tetapi dapat dibangun dari lingkungan paling kecil, mulai dari individu dan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!