Kejutan di Pembukaan Piala Dunia 2026: Boneka Viral Labubu Sepanggung dengan Shakira, Ikut Turun ke Lapangan!
📅 Jumat, 12 Jun 2026, 19:22 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Xinhua/Francisco Canedo
MEXICO CITY - Di tengah pertunjukan musik, perayaan, dan demam sepak bola yang menandai pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 pada Kamis (11/6), sosok familier asal China menarik perhatian para penggemar di seluruh dunia.
Labubu, karakter paling terkenal dari waralaba The Monsters milik Pop Mart, tampil sebagai tamu istimewa dalam upacara pembukaan turnamen tersebut, menjadikannya sebagai kekayaan intelektual (intellectual property/IP) orisinal pertama asal China yang berpartisipasi dalam perayaan pembukaan Piala Dunia FIFA.
Mengenakan jersei sepak bola, dua karakter Labubu ikut serta dalam kemeriahan tersebut dan berbagi kegembiraan dalam menyambut ajang sepak bola terbesar bersama para penonton dari seluruh penjuru dunia.
Dengan sembilan gigi dan telinga runcing yang khas, Labubu merupakan anggota utama dari The Monsters, sekelompok makhluk yang menyerupai peri (elf). Sejak diciptakan pada 2015, karakter tersebut berkembang dari sekadar mainan desainer (designer toy) menjadi salah satu merek budaya China paling dikenal di seluruh dunia.
Menjelang turnamen itu, Labubu terlibat dalam serangkaian kolaborasi yang berkaitan dengan Piala Dunia. Koleksi kolaborasi merek yang terinspirasi oleh turnamen tersebut diluncurkan pada April lalu, sementara Labubu muncul dalam video musik resmi untuk lagu tema Piala Dunia pada Mei, menjadikannya sebagai merek mainan desainer pertama yang tampil dalam video musik resmi Piala Dunia FIFA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ajang Piala Dunia juga menandai kunjungan pertama Labubu ke Meksiko. Selama persiapan untuk upacara pembukaan, karakter tersebut menjelajahi berbagai tempat ikonik dan pasar lokal, mencicipi kuliner tradisional Meksiko, serta berinteraksi dengan penduduk setempat dan para pengunjung.
Popularitas Labubu yang terus meningkat terjadi bersamaan dengan ekspansi internasional Pop Mart yang lebih luas. Hingga akhir 2025, perusahaan tersebut telah mengoperasikan 64 gerai di benua Amerika, termasuk gerai pertamanya di Kanada, seiring dengan Pop Mart yang terus memperkuat kehadirannya di luar negeri. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!