Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertahanan Laut Indonesia Diperkuat Kapal Garibaldi

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 12:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertahanan Laut Indonesia Diperkuat Kapal Garibaldi Doc: ist
Ket. memperkuat pertahanan

JAKARTA – Kapal buatan Italia, Giuseppe Garibaldi, segera memperkuat pertahanan maritime Indonesia. Kapal akan tiba di Indonesia dalam waktu dekat. Kehadirannya akan menandai babak baru bagi TNI AL yang untuk pertama kalinya akan mengoperasikan sebuah kapal induk.

Raksasa laut buatan galangan kapal Fincantieri itu akan berangkat dari Italia dan diperkirakan akan sampai di Indonesia pada 20 September 2026.

Rencana kedatangan Garibaldi mulai ramai diperbincangkan masyarakat sejak awal 2025. Berbagai skema sempat diisukan akan digunakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk membeli Garibaldi. Kapal induk tersebut akhirnya didatangkan dalam bentuk hibah dari pemerintah Italia.

Namun, kapal ini tidak datang tanpa biaya begitu saja. Kapal yang sudah tergolong tua dengan usia lebih dari 40 tahun ini harus mengalami retrofit atau modernisasi agar sesuai dengan kebutuhan kekuatan tempur TNI AL. 

Biaya yang harus dikeluarkan pemerintah pun cukup besar, diperkirakan berkisar Rp7,2 triliun hingga Rp16,8 triliun.

Meski masih membutuhkan banyak perbaikan, kapal induk itu tetap memiliki berbagai kemampuan yang belum dimiliki armada TNI AL.

Spesifikasi

Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan Marsekal Muda TNI Hendrikus Haris Haryanto sempat menjelaskan secara singkat spesifikasi kapal induk ini ketika rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 20 Juli lalu.

Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180 meter, lebar 33 meter, dan bobot penuh sekitar 13.850 ton. Kapal ini memiliki kemampuan kecepatan maksimum 30 knot dan daya jelajah 20 knot sehingga dapat menempuh jarak hingga 7.000 mil laut. 

Garibaldi mampu membawa 18 helikopter dan 16 pesawat tempur serta beragam senjata yang didesain untuk memperkuat pertahanan. Kapal induk yang selesai dibuat pada 1983 ini juga mampu menampung awak hingga 550 orang, jauh lebih banyak dari daya tampung KRI Brawijaya-320 yang hanya sekitar 203 orang.

Persiapan pemerintah

Untuk mengoperasikan Garibaldi, TNI AL telah mengirim 100 calon awak kapal ke Italia untuk mengikuti pelatihan teori dan praktik. Kapal induk itu nantinya akan berlayar ke Indonesia dengan konsep joint crew, yakni diawaki bersama personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia guna memperlancar proses adaptasi dan alih pengetahuan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengisyaratkan kemungkinan adanya pelatihan kloter selanjutnya mengingat kapal induk ini membutuhkan awak sebanyak 500 orang.

Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur pendukung. Salah satunya Lanal Lampung yang diproyeksikan menjadi salah satu pangkalan Garibaldi. Hingga Juli 2026, pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai sekitar 76 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Usai Dugaan Korupsi, BGN Di...
Luar Biasa, Kiper Vozinha dari Cape Verde Pilihan FIFA untuk Tim Terbaik Dunia

Luar Biasa, Kiper Vozinha dari Cape Verde Pilihan FIFA untuk Tim Terbaik Dunia

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.