Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Akan Berlakukan Tarif Baru terhadap 60 Negara

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sebaliknya, pembicaraan dengan Kanada dinilai berjalan lebih lambat. Carney belum memberikan sinyal akan berkunjung ke Washington untuk melanjutkan negosiasi.

Posisi Tawar

Sejumlah pakar perdagangan menilai pemerintahan Trump menggunakan Pasal 338 Undang-Undang Tarif 1930, yang belum pernah diuji sebelumnya, sebagai alat untuk meningkatkan posisi tawar terhadap Kanada dalam perundingan USMCA.

Pengacara perdagangan dari Dorsey & Whitney, Dave Townsend, mengatakan tarif yang lebih tinggi tampaknya bertujuan mendorong tercapainya kesepakatan baru antara Kanada dan AS atau menjadi bentuk tekanan apabila kesepakatan tidak tercapai.

"Pertanyaannya adalah apakah kedua belah pihak akan memasuki siklus eskalasi dan pembalasan," ujarnya.

Di sisi lain, kebijakan tarif 25 persen terhadap Brasil yang dijadwalkan mulai berlaku pada Rabu juga menuai kecaman dari pemerintah Brasil. Meski sejumlah komoditas seperti daging sapi, kopi, dan beberapa komponen pesawat dikecualikan, Kamar Dagang Amerika untuk Brasil menilai kebijakan tersebut menempatkan Brasil sebagai salah satu negara dengan akses paling ketat ke pasar AS, yang berpotensi memengaruhi ekspor senilai lebih dari 11 miliar dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

MILITER

Australia Protes Uji Coba Misil Tiongkok

40 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Australia Protes Uji Coba M...
Megapolitan
Bogor Fokus Hadirkan Pusat-...

Obligasi Bertenor 7 Tahun Agar Sehat

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Obligasi Bertenor 7 Tahun A...
Megapolitan
Tangerang Gelar Pasar Murah...

Pemprov Terus Mempercepat Belanja

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pemprov Terus Mempercepat B...
Luar Negeri
Yen Jepang Sentuh Level Ter...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.