Pilihan Parkir Saat Jakarta Marathon
📅 Kamis, 26 Jun 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
JAKARTA – Pada hari Minggu (29/6) akan disenyelenggarakan “BTN Jakarta International Marathon 2025.” Masyarakat yang akan melihat event ini dapat memilih kantong-kantong parkir yang telah disediakan panitia.
“Untuk mendukung kenyamanan peserta dan penonton, penyelenggara telah menyiapkan area parkir strategis yang terintegrasi dengan transportasi umum,” kata Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, dalam keterangannya, Rabu (25/6). Ramon menjelaskan, ada dua kantong parkir yang telah disiapkan untuk para peserta dan penonton yang membawa kendaraan bermotor.
Pertama, kantong parkir area Monas yang terbagi empat zona. Zona A di Kedai Aroem&Kopi Nako yang berlokasi di Jalan Abdul Muis. Zona B di IRTI Monas. Zona C di Stasiun Gambir. Kemudian, Zona D di kawasan Masjid Istiqlal.
Kemudian kantong parkir kedua ada di Area Gelora Bung Karno (GBK). Posisi parkirnya ada di Lapangan ABC, Aquatic Stadium, Elevated Parking Timur (Utara & Selatan), serta Istora Senayan. Selajutnya, ada di Plaza Timur dan Tenggara. Ada juga di Masjid Al-Bina dan Lapangan Soft Ball. Selanjutnya, bisa juga parkir di Ex Telkom, Tennis Indoor, dan Pintu Kuning (masuk melalui Pintu 5 GBK).
Menurut Ramon, penyelenggara juga telah menyiapkan fasilitas toilet portabel di berbagai titik agar peserta tetap nyaman selama lomba berlangsung. Dia berharap dengan adanya lomba lari marathon, semoga Jakarta makin ramah olahraga, khususnya lari.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Lomba marathon ini bukan hanya soal lari, tapi juga tentang Jakarta bisa menjadi kota yang ramah olahraga, modern, dan membanggakan,” katanya. Ramon berharap peserta dan masyarakat bisa menikmati acara ini dengan aman dan nyaman.
Ramon menjelaskan, gelaran marathon berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jakarta, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan Indonesia Muda Road Runner sebagai penyelenggara. Lomba marathon akan diikuti 30.000 pelari dari 52 negara. Kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai destinasi olahraga global. Marathon akan start di Silang Barat Laut, Monas, dan berakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Ada tiga kategori lomba: Le Minerale 10K, Half Marathon, dan BTN Marathon. Ajang ini dinilai dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat maupun kota Jakarta baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Selain itu, mampu mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat.
Tak Ada CFD
Sementara itu, Pemprov Jakarta meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) pada tanggal 29 Juni karena lomba marathon tersebut. “Ada lomba marathon, sehingga tak ada hari bebas kendaraan bermotor pada hari Minggu,” tutur Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo.
Sebagai ganti Pemprov Jakarta mewacanakan hari bebas kendaraan di malam hari (car free night) mulai pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin setelah perayaan HUT Jakarta untuk menurunkan emisi karbon.
Selain car free night , Pemprov juga berencana memperluas HBKB ke lima wilayah kota dengan memilih lokasi strategis untuk semakin menekan emisi karbon.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!