Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendapatan DKI Jakarta Capai Rp29,29 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Tanpa rasionalisasi, kami khawatir akan muncul banyak masalah di kemudian hari," kata Lukmanul.

Ia menilai pelemahan rupiah akan berdampak pada kenaikan harga berbagai barang yang masih bergantung pada komponen impor, sementara kenaikan harga BBM non-subsidi juga berpotensi meningkatkan biaya operasional berbagai kegiatan pemerintah.

Lukmanul mencontohkan harga bahan bangunan yang pada Juni 2026 tercatat naik sekitar 5 hingga 12 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi pelaksanaan proyek fisik apabila nilai anggaran tidak disesuaikan.

"Kalau kita tetap bersikukuh dengan nilai anggaran yang dipatok sebelumnya, pasti akan muncul persoalan dalam pelaksanaannya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Yen Jepang Babak Belur Diha...
Megapolitan
Pengunjung Perpustakaan Jak...
Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.