Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menuju Piala Dunia 2030: Siapa Penantang Baru yang Siap Mengguncang Dominasi Tim Raksasa?

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 07:00 WIB | Oleh:

Pantai Gading mencuri perhatian sebagai tim dengan rata-rata usia termuda di turnamen. Penampilan penuh determinasi membuat mereka dianggap sebagai salah satu proyek paling menjanjikan menuju 2030.

Pemain-pemain muda seperti Yan Diomande dan Amad Diallo diperkirakan akan memasuki masa keemasan ketika Piala Dunia berikutnya digelar.

Di bawah arahan pelatih Emerse Fae, fondasi tim dinilai semakin kuat.

Tak hanya Pantai Gading, Ghana, Tunisia, dan Afrika Selatan juga membawa skuad dengan rata-rata usia di bawah 27 tahun.

Hasil mengejutkan sepanjang Piala Dunia 2026 memperlihatkan meningkatnya daya saing Afrika. Tanjung Verde (Cabo Verde), misalnya, mampu menahan imbang Spanyol tanpa gol di fase grup sebelum memaksa Argentina bermain hingga babak tambahan waktu pada 32 besar.

Jika tren perkembangan ini terus berlanjut, Afrika berpotensi mengirim lebih banyak penantang serius pada Piala Dunia 2030.

Dari luar Eropa dan Afrika, Ekuador serta Amerika Serikat juga menunjukkan perkembangan pesat.

Kedua negara memiliki fondasi pemain muda yang dinilai siap berkembang menjadi generasi emas dalam empat tahun ke depan. Dengan pengalaman yang diperoleh di Piala Dunia 2026, keduanya diperkirakan mampu bersaing lebih jauh pada edisi berikutnya.

Meski banyak negara berkembang mulai menunjukkan taringnya, kekuatan tradisional Eropa tetap sulit dikesampingkan. Inggris dan Prancis diperkirakan masih menjadi kandidat kuat juara berkat kedalaman skuad yang luar biasa.

Namun, perhatian juga akan tertuju pada sejumlah negara yang berambisi bangkit.

Apakah Norwegia mampu mempertahankan konsistensinya di level elite? Mampukah Italia akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah beberapa kali gagal lolos?

Akankah Jürgen Klopp, yang digadang-gadang menjadi pelatih Jerman di masa depan, mampu mengakhiri rentetan hasil mengecewakan Die Mannschaft di turnamen besar?

Selain itu, Belanda dan Swiss juga diyakini memiliki potensi untuk melangkah lebih jauh dibanding pencapaian mereka sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.