Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank Emas Memiliki Nilai Strategis

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 10:30 WIB | Oleh:
Bank Emas Memiliki Nilai Strategis Doc: ant
Ket. emas

JAKARTA – Keberadaan bank emas tetap memiliki manfaat strategis. “Salah satunya  dapat memperkuat rantai pasok emas,” tutur Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. Selain itu, juga meningkatkan akses investasi, serta menjadi instrumen perlindungan nilai terhadap inflasi.

"Bank emas berperan penting dalam perekonomian global maupun lokal antara lain dampak dari berfungsinya ekosistem emas dengan baik atau peningkatan produksi emas," kata Esther dihubungi di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan berdasarkan kajian pemerintah pada 2025, keberadaan bank emas dapat meningkatkan nilai tambah dalam rantai pasok emas dan mendorong peningkatan produksi emas dalam negeri yang diperkirakan mencapai Rp201 triliun.

Selain itu, sektor industri emas yang berkembang juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru sekitar 801 ribu tenaga kerja. Sementara layanan bank emas diperkirakan dapat meningkatkan jumlah uang beredar hingga Rp53 triliun.

Esther menyebut pembiayaan berbasis emas, pinjaman logam emas, serta pembiayaan dore secara keseluruhan berpotensi meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp22,9 triliun.

Di sisi lain, pembiayaan yang didukung emas dapat mendorong konsumsi ritel sebesar Rp22,8 triliun, serta memacu investasi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) sebesar Rp16,2 triliun.

Lebih lanjut, menurut Esther, manfaat lain dari bank emas yakni memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk berinvestasi dalam emas.

Selain memperluas akses investasi, Esther menilai emas juga memiliki fungsi sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang dapat menjaga kekayaan masyarakat dari dampak inflasi.

"Emas dikenal sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Bank emas memungkinkan masyarakat untuk menyimpan kekayaan mereka dalam bentuk emas, yang memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan dengan mata uang fiat yang dapat terdevaluasi akibat inflasi," jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran bank emas juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan karena menyediakan alternatif investasi yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Lebih lanjut, Esther menilai bank emas memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam ekosistem perbankan syariah karena sesuai ketentuan.

Namun demikian, dirinya mengingatkan bahwa pengembangan bank emas juga perlu memperhatikan sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga emas, biaya layanan, hingga rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memuji layanan bank emas nasional atau bullion bank yang berhasil mengelola 153 ton emas dengan nilai diperkirakan mencapai 20 miliar dolar AS sejak diluncurkan pada 2025.

Presiden saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7), menyampaikan bahwa banyak prestasi yang sudah ditorehkan selama 20 bulan masa pemerintahannya, termasuk pendirian layanan bank emas yang dikelola oleh Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Presiden Prabowo Lantik Pim...
Nasional
PBNU Minta Arahan Menkeu So...
Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.