Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM RI Didorong Masuk Tiongkok

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
UMKM RI Didorong Masuk Tiongkok Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong

Jakarta – Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia memperluas ekspansi ke pasar Tiongkok guna memanfaatkan besarnya potensi pasar yang didukung populasi sekitar 1,4 miliar jiwa.

Dikutip dari Antara, menurut Wang, UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, serta peningkat kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Tiongkok mendukung pelaku UMKM Indonesia untuk memperkuat daya saing melalui perluasan akses ke pasar internasional.

"Kami mendukung UMKM Indonesia dalam melakukan ekspansi internasional yang tak hanya meningkatkan kapasitas pengembangan dan daya saing mereka, tetapi juga memperkaya ragam produk di pasar kawasan dan global," kata Wang dalam keterangannya.

Wang menjelaskan, pasar Tiongkok menawarkan peluang besar bagi produk-produk Indonesia. Saat ini, sekitar 400 juta penduduk kelas menengah di Tiongkok memiliki permintaan yang terus meningkat terhadap produk berkualitas tinggi dan beragam.

Menurut dia, konsumen Tiongkok telah mengenal Indonesia sebagai penghasil berbagai produk unggulan, mulai dari komoditas pertanian dan kelautan, kerajinan tangan, hingga produk ramah lingkungan.

Meningkatnya permintaan tersebut dinilai membuka peluang lebih luas bagi UMKM Indonesia untuk menembus pasar Tiongkok. Wang juga mencatat minat pelaku UMKM Indonesia untuk menjajaki pasar negara tersebut terus meningkat.

Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Tiongkok mengundang UMKM Indonesia berpartisipasi dalam berbagai program promosi perdagangan, seperti "Ekspor ke Tiongkok", "Berinvestasi ke Tiongkok", serta sejumlah pameran dagang berskala internasional yang diselenggarakan di negara tersebut.

"Dengan keikutsertaan mereka, pebisnis Indonesia akan dapat menciptakan produk berkualitas tinggi dengan ciri khas produk yang sesuai dengan pasar Tiongkok," ujar Wang.

Selain memperluas akses pasar, Wang meyakini kerja sama UMKM kedua negara akan semakin kuat dengan terhubungnya sistem pembayaran lintas batas berbasis kode QR antara Indonesia dan Tiongkok.

Menurutnya, integrasi sistem QRIS dengan sistem pembayaran digital Tiongkok akan menekan biaya transaksi lintas negara, meningkatkan efisiensi perputaran modal, serta menghadirkan sistem pembayaran yang lebih aman dan praktis bagi pelaku usaha maupun konsumen.

"Hal tersebut akan menunjang kenyamanan pembayaran antara kedua negara, membuat momentum baru dalam pembangunan UMKM dan kerja sama ekonomi-perdagangan bilateral, dan mendorong konsumsi," katanya.

Wang menegaskan Tiongkok berkomitmen membuka peluang kerja sama yang lebih luas melalui pembangunan ekonomi berkualitas tinggi dan kebijakan keterbukaan pasar, sehingga pelaku UMKM Indonesia dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk memperluas bisnis di pasar internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Kongres Wanita Indonesia (K...
Olahraga
Sandy Walsh Mengaku Dapat B...
Olahraga
Gelandang Curtis Jones Resm...
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.