Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Swasembada Pangan, Polda Sulbar Perkuat Pendampingan Petani

📅 Senin, 20 Jul 2026, 06:07 WIB | Oleh:
Dorong Swasembada Pangan, Polda Sulbar Perkuat Pendampingan Petani Doc: antara foto
Ket. Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta di Mamuju, Sulbar, Minggu (19/7).

MAMUJU - Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) terus mengoptimalkan peran seluruh jajarannya untuk mendampingi petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian sebagai fondasi utama menuju swasembada pangan.

"Komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di lapangan, salah satunya melalui penguatan pendampingan kepada para petani," kata Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta di Mamuju, Sulbar, Minggu (19/7).

Pendampingan itu dilakukan Bhabinkamtibmas, yang tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat desa/kelurahan, tetapi juga aktif menjadi mitra petani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.

"Pendampingan dilakukan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen dan distribusi hasil pertanian," ujar Adi.

Kapolda menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk Polri.

Karena itu, Polda Sulbar, kata Adi, terus mengarahkan seluruh personel
untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan motivasi, membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, Bulog serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan makanan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan petani, stabilitas ekonomi masyarakat, dan ketahanan nasional. Polri memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal keberhasilan program tersebut," ujarnya.

Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di wilayah Sulbar menunjukkan komitmen tersebut, mulai dari pendampingan budi daya jagung, padi, cabai, bawang merah, hingga pengembangan sektor peternakan dan perikanan.

Selain memberikan pendampingan teknis bersama instansi terkait, personel Polri juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lahan pertanian, mengantisipasi pencurian hasil panen, mencegah konflik sosial, serta memastikan distribusi hasil pertanian berjalan dengan aman dan lancar.

Polda Sulbar juga mendorong seluruh Bhabinkamtibmas agar secara rutin melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman masyarakat, membantu mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menjadi penghubung antara kelompok tani dengan pemerintah apabila terdapat kebutuhan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

"Pendekatan tersebut merupakan bagian dari transformasi Polri Presisi, di mana kehadiran polisi tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelasnya.

Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian di Sulbar terus meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya swasembada pangan nasional.

Polda Sulbar, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung seluruh kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kapolda optimistis ketahanan pangan yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri dan sejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Manajemen Talenta Perlu Dijalankan ASN

50 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Manajemen Talenta Perlu Dij...
Luar Negeri
New Zealand Kian Agresif Im...
Megapolitan
Pelayanan Keuangan Harus De...
Megapolitan
Jakarta Ingin Wujudkan Kota...
Nasional
UMKM RI Didorong Masuk Tion...
Nasional
Persaingan AI Ancam Kedaula...
Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

Kabut Asap Ancam Sampit, BMKG Ungkap Dampak Meluasnya Karhutla di Wilayah Selatan.

20 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.