Militer AS Lancarkan Serangan Baru untuk 'Menghukum Iran' atas Kematian Tentara AS
📅 Minggu, 19 Jul 2026, 08:55 WIB | Oleh: Lili LestariPertempuran telah berfokus pada penguasaan Selat Hormuz. Serangan yang meluas kini mengancam warga sipil dan infrastruktur, termasuk pabrik desalinasi untuk air minum, sementara ekonomi global kembali dalam keadaan siaga.
AS telah melanggar komitmennya berdasarkan kesepakatan tersebut dan sekarang Iran "tidak lagi melaksanakannya," kata Kazem Gharibabadi, wakil menteri luar negeri Iran, kepada televisi pemerintah.
Tidak ada kabar terbaru mengenai upaya mediasi.
Tentara AS Hadapi Risiko Besar
Sebaiknya Anda baca juga:
Kematian anggota militer AS yang tercatat sebelumnya adalah seorang pilot helikopter yang jatuh di Laut Arab awal bulan ini. Di awal perang, serangan pesawat tak berawak Iran terhadap pusat komando di Kuwait menewaskan enam tentara. Satu tentara tewas setelah serangan terhadap pangkalan di Arab Saudi. Enam orang tewas ketika pesawat pengisian bahan bakar jatuh di Irak.
Pada hari Sabtu, kerusakan paling signifikan akibat serangan Iran terjadi di Kuwait, di mana sebuah pabrik desalinasi air dan fasilitas minyak terkena serangan, menurut pihak berwenang Kuwait dan Perusahaan Minyak Kuwait. Keduanya menolak untuk memberikan lokasi kejadian.
Ini adalah serangan kedua terhadap pabrik desalinasi dalam dua haridi negara gurun kecil yang bergantung pada desalinasi untuk 90% air minumnya. Serangan tersebut melukai beberapa orang di fasilitas minyak dan menyebabkan kebakaran di pabrik desalinasi, memaksa beberapa unit pembangkit listrik untuk berhenti beroperasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa petugas pemadam kebakaran dan seorang pekerja terluka saat memadamkan dua kebakaran lain yang dipicu oleh serangan Iran, menurut Dinas Pemadam Kebakaran Kuwait. Kuwait sempat menutup wilayah udaranya karena ancaman rudal, dan Kuwait Airways mengatakan akan menjadwal ulang sebagian besar penerbangan ke dan dari ibu kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!