Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati dan Warga Nobar Veda Ega Pratama di Ajang Internasional Moto3

📅 Senin, 01 Jun 2026, 07:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati dan Warga Nobar Veda Ega Pratama di Ajang Internasional Moto3 Doc: ANTARA
Ket. Masyarakat Gunungkidul saat nobar pebalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama dalam kompetisi Grand Prix Moto3 di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, Minggu, (31/5).

YOGYAKARTA – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama warga menggelar acara nonton bareng (nobar) pebalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama dalam kompetisi Grand Prix Moto3 sebagai bentuk dukungan moral bagi pembalap muda tersebut di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, Minggu, (31/5).

"Veda bukan sekadar atlet, tapi simbol kebanggaan yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Indonesia di tingkat dunia," kata Endah.

Ia memberikan apresiasi atas perjalanan Veda yang gigih memulai latihan bersama ayahnya, dengan menggunakan fasilitas yang sangat terbatas, tetapi bisa membuktikan keterbatasan bukan alasan untuk tidak bisa maju dan berkembang.

"Keterbatasan fasilitas dan sarana latihan tidak menyurutkan semangat, kesulitan-kesulitan yang dihadapi adalah bagian dari proses menaikkan kelas Veda menjadi juara dunia," katanya.

Agenda nobar, lanjutnya, diharapkan juga membangun motivasi anak muda dan para atlet di Gunungkidul agar semangat dalam meraih prestasi di bidang olahraga, khususnya bagi para atlet yang saat ini tengah mengikuti seleksi persiapan Pekan Olahraga Daerah (Porda).

"Satu orang pemuda bisa mengubah dunia, dan Veda adalah orangnya dari Kabupaten Gunungkidul," kata Endah.

Ayah Veda, Sudarmono, menyampaikan rasa bangganya terhadap putranya karena telah berhasil finis di urutan kedelapan dalam kompetisi tersebut, yang artinya Veda masih berada di zona poin 10 besar.

"Saya tadi tegang, tidak bisa ngomong, tapi alhamdulillah masuk 10 besar, zona poin, dan sampai saat ini Veda masih urutan lima dunia," kata Sudarmono.

Ia berharap, Veda bisa konsisten belajar dan beradaptasi karena ini merupakan tahun pertama ia mengikuti kejuaraan Moto3 dengan spesifikasi motor dan rival yang baru.

"Jadi harus lebih banyak pengalaman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.