Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Tenaga Kerja di IMIP Morowali Tembus 97.427 Orang, Mayoritas Laki-Laki.

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 05:00 WIB | Oleh:
Jumlah Tenaga Kerja di IMIP Morowali Tembus 97.427 Orang, Mayoritas Laki-Laki. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah pekerja di Kawasan IMIP Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) di Bahodopi, Sabtu (18/7).

Pertumbuhan tenaga kerja kerja di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkat hingga mencapai 97.427 orang, terdiri atas 89.335 karyawan laki-laki dan 8.092 perempuan.

"Jadi berdasarkan data Departemen HR PT IMIP per Juli 2026 mencatat, jumlah tenaga kerja aktif di IMIP mencapai 97.427 orang, Angka ini meningkat tajam dibandingkan lima tahun sebelumnya yang masih berada pada kisaran 35.592 orang pada tahun 2020," kata Direktur Komunikasi PT IMIP Emilia Bassar di Bahodopi, Sabtu.

Ia menuturkan terjadinya peningkatan signifikan dapat mempengaruhi transformasi ketenagakerjaan serta ekonomi di daerah tersebut.

"Pertumbuhan industri di Morowali khususnya di IMIP mengalami perkembangan ketenagakerjaan secara signifikan di Sulteng. Dari Juni 2025 ke Juli 2026 serapan tenaga kerja naik 13,53 persen," sebutnya.

Ia mengemukakan pertumbuhan tenaga kerja tersebut berjalan seiring dengan ekspansi investasi, peningkatan kapasitas produksi, dan masuknya proyek-proyek industri baru.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah angkatan kerja formal di Sulteng meningkat konsisten dalam tiga tahun terakhir, dari 477,2 ribu orang pada Agustus 2023 menjadi 500,1 ribu tahun 2024 kemudian meningkat kembali menjadi 525,8 ribu orang pada Agustus 2025.

"Tentunya tren ini memperlihatkan kontribusi sektor formal kian besar terhadap struktur ketenagakerjaan di Sulawesi Tengah," ucapnya.

Menurut dia, IMIP terus memperkuat peran sebagai salah satu penggerak utama transformasi ketenagakerjaan di Sulawesi Tengah termasuk sebagai ekosistem pencipta lapangan kerja yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lokal di daerah tersebut.

Emilia menyebutkan kontribusi tenaga kerja IMIP terhadap total penduduk bekerja dengan status buruh di Sulteng berkisar 1,23 persen pada 2023, lalu meningkat jadi 1,74 persen (2024) dan 1,3 persen (2025).

Kawasan IMIP, kata dia, sebagai salah satu kontributor utama pertumbuhan lapangan kerja formal di Sulawesi Tengah.

"Keberadaan industri pengolahan menjadi faktor penting dalam pergeseran pola ketenagakerjaan di Sulteng, yang dahulu lebih banyak ditopang sektor pertanian dan perikanan," kata Emilia.

Sementara itu pada sektor industri pengolahan di Kawasan IMIP mengalami perkembangan sebagai lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi di Sulawesi Tengah yakni 15,09 persen pada triwulan I 2026.

"Pada periode sama, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulteng atas dasar harga berlaku mencapai Rp110,27 triliun, sementara PDRB per kapita Kabupaten Morowali menembus Rp1,3 miliar pada 2024," ujarnya.

Sejalan dengan itu, pertumbuhan IMIP turut memekarkan aktivitas ekonomi masyarakat di lingkar kawasan industri tersebut

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
KAI Gelar Nobar Final Piala...

Netflix Akuisisi Perusahaan AI Milik Ben Affleck

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
Netflix Akuisisi Perusahaan...
Luar Negeri
Presiden Trump Ingin AS Kem...
Daerah
Kodim 1409/Gowa Bangun Jemb...
Daerah
Balai Karantina Kepulauan B...
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia

Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia

19 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.