Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Karantina Kepulauan Bangka Belitung Kawal Ekspor Lada Putih

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 14:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Karantina Kepulauan Bangka Belitung Kawal Ekspor Lada Putih Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi, Perkebunan lada putih petani Bangka.

PANGKALPINANG – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawal ekspor lada putih atau "muntok white pepper", guna meningkatkan minat petani mengembangkan komoditas unggulan ekspor daerah itu.

"Saat ini, permintaan pasar internasional terhadap lada putih masih tinggi," kata Kepala Karantina Provinsi Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Minggu (19/7).

Ia mengatakan Karantina bersama pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Program Go Ekspor secara intensif mengawal ekspor lada putih ke berbagai negara tujuan, agar para petani tetap bersemangat untuk mengembangkan perkebunan lada putih ini.

"Potensi ekspor lada putih ini sangat tinggi dan kami ingin komoditas ini tetap menjadi program unggulan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi dan kualitas lada putih ini," katanya.

Ia menyatakan berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology, volume ekspor lada putih Bangka Belitung sepanjang 2025 mencapai 1,37 ribu ton dengan frekuensi pengiriman 184 kali dan nilai ekonominya Rp180 miliar.

Sementara itu, lalu lintas komoditas lada putih untuk tujuan domestik mencapai 6.323 ton dengan pengiriman 308 kali dengan nilai nominal Rp535,89 miliar.

"Selama ini tujuan utama ekspor lada putih dari Babel meliputi Vietnam, Singapura, Jepang, Malaysia, dan Taiwan," katanya.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Babel, Kurniawan menyatakan pemerintah daerah terus mengembangkan perkebunan lada petani, guna meningkatkan produksi komoditas ekspor tersebut.

Ia mengatakan berdasarkan data hasil perkebunan lada putih petani Kepulauan Babel selama 2025 sebanyak 9.646,96 ton tersebar di Kabupaten Bangka 1.198,68 ton, Belitung 3.831,82 ton, Bangka Barat 115,91 ton, Bangka Tengah 161,36 ton, Bangka Selatan 3.331,45 ton, dan Belitung Timur 1.007,73 ton.

Sementara itu, produksi lada putih selama 2024 sebanyak 12.008,66 ton tersebar di Kabupaten Bangka 878,78 ton, Belitung 4.321,86 ton, Bangka Barat 1.502,70 ton, Bangka Tengah 225,60 ton, Bangka Selatan 3.893,06 ton, dan Belitung Timur 1.186,66 ton.

"Penurunan produksi lada putih ini, karena berkurangnya luas perkebunan lada putih sebagai dampak alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit dan lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.