Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roti Premium “Drunk Baker” Lengkapi Ragam Oleh-oleh Kota Bandung

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 15:10 WIB | Oleh:
Roti Premium “Drunk Baker” Lengkapi Ragam Oleh-oleh Kota Bandung Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Kota Bandung kembali menghadirkan destinasi kuliner yang menjadi favorit wisatawan. Salah satunya adalah Drunk Baker, bakery yang mengusung konsep unik dengan sajian roti premium bertekstur lembut dan isian melimpah sehingga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Bandung.

Leader Helper Drunk Baker, Fitri, menjelaskan nama Drunk Baker bukan bermakna negatif, melainkan sebuah kiasan yang menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas dan kecintaan tinggi terhadap proses pembuatan roti.

“Penggunaan nama Drunk Baker itu untuk menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas, dan kecintaan yang tinggi terhadap proses pembuatan roti dan bakery,” kata Fitri di Outlet pusat Drunk Baker, Sabtu (18/7).

Berdiri sejak tahun 2023, Drunk Baker terus menunjukkan perkembangan positif. Meski terbilang baru antusiasme pelanggan terus meningkat. Tidak hanya warga Bandung pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara turut datang untuk mencicipi sekaligus membawa pulang produk bakery tersebut sebagai buah tangan.

Menu andalan yang paling banyak diburu antara lain Dirty Milo, Dirty Bun dan Nutella Bomb. Ketiganya dikenal dengan isian yang lumer serta menggunakan bahan-bahan premium. Selain roti, tersedia pula berbagai pilihan minuman, cookies dan cake dengan harga mulai dari Rp28.000 hingga sekitar Rp60.000.

Keunggulan Drunk Baker terletak pada proses pembuatan roti yang membutuhkan waktu fermentasi hingga 12 jam. Proses tersebut menghasilkan tekstur roti yang lebih lembut dengan cita rasa yang khas.

“Rotinya fresh karena langsung dibuat setiap hari. Adonannya diproses sekitar 12 jam sehingga hasilnya lebih lembut,” ujar dia.

Dalam sehari, produksi roti tawar mencapai sekitar 60 hingga 100 buah. Sedangkan berbagai jenis roti yang dipajang di etalase juga diproduksi segar setiap malam.

Tak hanya makanan, Drunk Baker juga menawarkan berbagai minuman favorit. Untuk kategori non-kopi, Lime Bomb dan Jasmine menjadi pilihan pelanggan. Sementara untuk minuman kopi, Piena Kopi dan Peanut Butter Latte menjadi menu terlaris.

Gerai pertama Drunk Baker berada di Kota Bandung dan kini telah berkembang dengan membuka cabang di kawasan Cihapit, Panaitan hingga luar kota seperti Blok M dan BSD. Meski gerai pertama tetap mempertahankan konsep ruang yang sederhana, beberapa cabang baru hadir dengan area yang lebih luas untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Selain dapat dinikmati langsung di gerai, produk Drunk Baker juga tersedia melalui layanan pemesanan daring. Beragam promo juga rutin dihadirkan setiap hari seperti hadiah vanilla cream cake untuk pembelian tertentu hingga berbagai penawaran menarik lainnya.

Fitri berharap, Drunk Baker terus berkembang dan semakin dikenal luas sebagai salah satu destinasi kuliner sekaligus oleh-oleh khas Kota Bandung.

“Harapannya semoga terus maju dan semakin ramai sehingga makin banyak wisatawan yang datang ke Bandung dan mengenal Drunk Baker sebagai salah satu pilihan oleh-oleh,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.