Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Belajar dari Penyesalan dan Tidur 2 Jam, SMAN 3 Merauke Sukses Rajai LCC Empat Pilar Papua Selatan

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 13:37 WIB | Oleh:

"Di sini soal-soalnya lebih banyak menanamkan tentang nilai-nilai. Jadi tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga memberikan dampak secara kognitif bahwa anak-anak memang harus berpikir kritis sebelum menjawab. Luar biasa,” tuturnya.

Rasa bangga dan haru juga terpancar jelas dari raut wajah Aisyah, Ketua Tim LCC sekaligus Ketua OSIS dan Duta SMA Negeri 3 Merauke. Aisyah mengungkapkan bahwa motivasi terbesar timnya tahun ini lahir dari kegagalan tahun 2025 lalu, di mana mereka harus puas menempati posisi kedua.

“Kami belajar dari penyesalan. Tahun ini tekad kami sudah bulat karena kami memang ingin mencapai prestasi tersebut. Perjuangan detailnya mungkin banyak sekali, banyak kegagalan yang harus kami lalui, serta banyak waktu dan jam istirahat yang kami korbankan. Sebagai contoh, tadi malam kami hanya tidur dua jam karena takut dan agak nervous,” ungkap Aisyah jujur.

Pembagian waktu menjadi tantangan terberat bagi Aisyah yang juga sibuk mengurus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Demi meraih target tertinggi, mereka bahkan membuat sebuah grup pesan singkat di aplikasi TikTok dengan nama "Siap Nasional" sebagai bentuk afirmasi dan penyemangat internal tim. Aisyah juga memuji jalannya kompetisi LCC tahun ini yang dinilainya sangat adil dan terbuka.

"Mantap banget. Nilai sportifitasnya dijunjung tinggi. Juri-jurinya juga oke banget karena mau menerima masukan dan interpsi dari teman-teman peserta, termasuk dari saya juga tadi," puji Aisyah terhadap kinerja dewan juri.

Gebrakan Persatuan di Tanah Papua

Pelaksanaan LCC Empat Pilar di Provinsi Papua Selatan dinilai bukan sekadar ajang kompetisi akademis, melainkan sebuah instrumen krusial dalam merajut rasa nasionalisme di tengah dinamika wilayah Papua. Agus Mulyono mengapresiasi langkah konkret MPR RI ini sebagai bentuk pendidikan bela negara sejak dini yang sangat tepat.

"Sebab, selain anak-anak termotivasi dengan hadiah dan penghargaan, paling tidak lewat momen ini kita bisa menunjukkan bahwa Indonesia itu luas dan beragam. Aspek kebinekaannya luar biasa. Mudah-mudahan ke depan, khususnya untuk pulau Papua, sekolah-sekolah yang berada jauh di pedalaman atau pelosok provinsi juga bisa ikut merasakan atmosfer arena lomba ini," harap Agus.

Senada dengan sang guru, Aisyah menilai LCC Empat Pilar sukses memantik kepedulian generasi muda Papua terhadap hukum dan konstitusi yang selama ini cenderung diabaikan oleh sebagian remaja.

“Saya pribadi merasakan semenjak ikut lomba ini, saya jadi lebih aware terhadap politik dan hukum di Indonesia. Banyak teman-teman di luar sana yang belum begitu peduli. Jadi, kita yang ikut LCC ini bisa ikut mensosialisasikannya ke mereka. Hal-hal seperti itu membuat mereka takjub, kagum, dan akhirnya tertarik untuk ingin tahu lebih dalam,” kata Aisyah.

Sebagai representasi anak muda yang visioner, Aisyah yang kini duduk di bangku kelas 12 berharap kelak dapat berkontribusi membenahi sektor pendidikan dan regulasi hukum di Indonesia demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menuju negara maju.

Untuk diketahui, ajang ini juga sekaligus menyeleksi yel-yel terbaik, dengan hasil dimenangkan SMAN 2 Merauke dari babak penyisihan 1, SMAN 3 Merauke dari babak penyisihan 2, dan SMAN 1 Merauke dari babak penyisihan 3.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal P...
Nasional
Bapanas Sebut Harga Telur M...
Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik

Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik

20 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.