Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda, Kapolda Banten Pastikan Temuan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda, Kapolda Banten Pastikan Temuan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1 Doc: ANTARA
Ket. Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat membuka operasi pencarian menggunakan KP Sanjaya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Sabtu (12/9/2026).

CILEGON - KAL Anyer menemukan pelampung kedua pada operasi pencarian lima jurnalis an tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. 

"Penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama, kita sudah interogasi tadi malam dari Kasubdit Gakkum Polairud, itu bukan sarana milik kapal Arupadhatu 1," kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, saat membuka operasi pencarian menggunakan KP Sanjaya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Sabtu.

Hengki menegaskan, informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa, yang menyatakan penemuan peralatan keselamatan itu bukan milik kapalnya.

"Jadi, baik dari penemuan yang pertama berupa satu life jacket maupun pelampung warna putih, itu sudah jelas hasil dari pemeriksaan interogasi kita kepada pemilik kapal Bapak Sandi Wiyasa, itu bukan merupakan sarana keselamatan atau life jacket yang dimiliki kapal Arupadhatu 1 yang sedang kita cari, termasuk penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama (bukan milik kapal tersebut)," paparnya.

KAP Sanjaya berangkat sekitar pukul 07.30 WIB untuk operasi pencarian hari kelima pada lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak sejak Senin (7/9).

Kapal akan berlayar dengan total perjalanan pulang-pergi 80 mil, kecepatan pergerakan 10 knots, yang ditempuh dalam waktu kurang lebih delapan jam.

Pada hari kelima ini, tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal dengan luas area sebesar 4.512 nautical mile, dan penambahan kapal dari sebelumnya 13 menjadi 14 kapal, kemudian dibagi dalam enam sektor.

Pencarian akan lebih difokuskan ke area sekitar Lampung, Bengkulu, dan Ujung Kulon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.