Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meta Tambah Perlindungan untuk Remaja, Orang Tua Akan Diberi Notifikasi Jika AI Mendeteksi Tekanan Emosional

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 21:28 WIB | Oleh:

Langkah tersebut melengkapi kebijakan yang telah diterapkan di Facebook dan Instagram. Pada 2025, Meta mengaku telah mengirimkan lebih dari 19.000 rujukan kepada layanan darurat di berbagai negara setelah mendeteksi potensi risiko bunuh diri melalui unggahan pengguna.

Gandeng Puluhan Ahli Kesehatan Mental

Untuk menyempurnakan respons Meta AI terhadap isu kesehatan mental, perusahaan melibatkan lebih dari 75 tenaga kesehatan mental yang memiliki keahlian di bidang psikologi remaja.

Para ahli tersebut mengevaluasi ratusan skenario percakapan antara remaja dan AI, kemudian memberikan masukan mengenai kualitas respons, tingkat empati, hingga rekomendasi perbaikan.

Meta juga berkonsultasi secara rutin dengan AI Wellbeing Expert Council, Suicide and Self-Harm Advisory Group, serta kelompok penasihat remaja yang dibentuk perusahaan.

Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk memastikan Meta AI tidak hanya mengarahkan pengguna ke layanan bantuan, tetapi juga mampu memvalidasi perasaan mereka dan menjaga percakapan tetap berlangsung secara suportif.

Psikolog berlisensi di Amerika Serikat sekaligus Profesor Psikologi Konseling di Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan, Dr. Ji-yeon Lee, menilai proses evaluasi yang dilakukan Meta cukup komprehensif.

Menurutnya, peninjauan tidak hanya berfokus pada respons awal terhadap isu bunuh diri, tetapi juga memperhatikan konteks percakapan, tindak lanjut yang tepat, hingga berbagai tingkat risiko yang mungkin muncul.

Percakapan AI untuk Remaja Diperketat

Meta juga memperluas penerapan pembatasan konten pada Meta AI bagi pengguna remaja. Melalui pengaturan bawaan untuk akun remaja, Meta AI hanya akan memberikan respons yang sesuai dengan usia pengguna. AI tidak akan melayani percakapan romantis maupun seksual dengan remaja, tidak memberikan resep minuman beralkohol, serta akan mengarahkan pengguna ke topik yang lebih aman.

Selain itu, fitur Limited Content yang sebelumnya tersedia di Instagram kini juga diterapkan pada Meta AI. Apabila orang tua mengaktifkan pengaturan tersebut, sistem akan membatasi lebih banyak jenis percakapan yang dapat dilakukan remaja dengan AI.

Meta menilai berbagai pembaruan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pengalaman penggunaan AI yang lebih aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna muda, sekaligus memastikan orang tua memiliki informasi yang diperlukan untuk memberikan dukungan ketika anak menghadapi tekanan emosional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Siswa Kelas 3 SD Boyolali Temukan Celah Siber Untuk Membobol NASA, Langsung Raih Letter of Recognition

Siswa Kelas 3 SD Boyolali Temukan Celah Siber Untuk Membobol NASA, Langsung Raih Letter of Recognition

17 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.