De la Fuente, Sosok di Balik Kebangkitan La Roja Menuju Final Piala Dunia 2026
📅 Jumat, 17 Jul 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK - Timnas Spanyol hanya tinggal selangkah lagi untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Kemenangan 2-0 atas Prancis pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 memastikan La Roja melaju ke partai puncak untuk kedua kalinya dalam sejarah turnamen tersebut.
Keberhasilan itu menjadi bukti nyata tangan dingin pelatih Luis de la Fuente, yang sejak ditunjuk menangani tim nasional senior pada Desember 2022 berhasil mengubah Spanyol menjadi salah satu kekuatan paling konsisten di sepak bola internasional.
Dalam kurun waktu kurang dari empat tahun, De la Fuente telah mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2023 dan Piala Eropa 2024. Spanyol juga mencapai final UEFA Nations League 2025, sebelum kini berpeluang melengkapi koleksi prestasi tersebut dengan trofi Piala Dunia FIFA 2026.
Kesuksesan sang pelatih tidak hadir secara instan. Pengalaman panjang membina pemain di berbagai level usia Timnas Spanyol, dipadukan dengan kepemimpinan yang tenang dan kemampuan membangun hubungan dengan pemain, menjadi fondasi utama pencapaiannya. Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah sosok yang pernah bekerja bersamanya, yakni Manolo Jimenez, Tito Blanco, Santi Denia, dan Fernando Hierro.
Mantan bek kiri Spanyol, Manolo Jimenez, mengenal De la Fuente sejak keduanya masih aktif bermain, sebelum kembali bekerja bersama di akademi muda Sevilla.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di atas segalanya, Luis adalah pribadi yang baik dan rekan kerja yang luar biasa," ujar Jimenez.
Menurutnya, sejak muda De la Fuente telah menunjukkan ambisi besar untuk berkembang sekaligus membantu pemain-pemain muda mencapai potensi terbaik mereka.
"Ia selalu bekerja sangat keras dan tidak pernah menyerah. Semua yang diraihnya sekarang diperoleh melalui usaha sendiri. Sangat membanggakan melihat sosok yang baik, mantan rekan setim, pemain hebat, sekaligus pelatih hebat mencapai posisi tertinggi di sepak bola Spanyol," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mantan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Tito Blanco, mengingat pertama kali bertemu De la Fuente sekitar 2011 atau 2012 ketika sang pelatih datang ke Madrid mencari kesempatan bekerja.
"Saya belum mengenalnya secara pribadi, tetapi kesan pertama saya adalah dia sosok yang sangat tulus. Dan memang begitulah dirinya," ujar Blanco.
Beberapa tahun kemudian, keduanya bekerja bersama di Federasi Sepak Bola Spanyol. Blanco mengaku semakin yakin bahwa De la Fuente merupakan figur dengan karakter yang luar biasa.
"Saat dipromosikan menjadi pelatih tim nasional senior, kami yakin telah mengambil keputusan yang tepat tanpa mengambil risiko yang tidak perlu. Menurut saya, tidak ada kandidat yang lebih baik untuk pekerjaan itu."
Pelatih Tim Spanyol U-21, Santi Denia, merupakan sosok yang paling lama bekerja bersama De la Fuente. Selama 14 tahun, keduanya membangun sistem pembinaan pemain muda yang kini menjadi tulang punggung La Roja.
Menurut Denia, pengalaman tersebut membuat De la Fuente mengenal karakter para pemain jauh sebelum mereka menembus tim senior.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!