Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terkuak! Peneliti Dunia Ungkap Asal-usul Asli Teknologi Prasejarah Batu Toalean Selama 40.000 Tahun di Sulsel

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 18:55 WIB | Oleh:

Tim Penelitian Leang Panninge melakukan penggalian di dalam kotak ekskavasi dengan temuan artefak batu yang sangat melimpah, di Situs Leang Panninge, Desa Batu Pute, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Antara/HO-Dokumentasi PKR Arkeologi Sulawesi.

Sulawesi Sebagai Pusat Kreativitas Manusia Prasejarah

Perwakilan Pusat Kolaborasi Riset Arkeologi Sulawesi Budianto Hakim menekankan bahwa temuan ini perlu dilihat dalam konteks perkembangan budaya yang lebih luas di kawasan karst Maros-Pangkep.

"Ketika kita berbicara tentang Sulawesi Selatan 40.000 tahun lalu, kita tidak hanya berbicara tentang alat batu. Pada periode yang sama, kawasan karst Maros-Pangkep juga menjadi tempat berkembangnya tradisi seni cadas tertua di dunia.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat yang menghuni kawasan tersebut memiliki kemampuan adaptasi dan kreativitas yang tinggi, yang tercermin baik dalam perkembangan teknologi maupun dalam ekspresi simbolik mereka," ungkapnya.

Perwakilan dari BRIN Adhi Agus Oktaviana telah meneliti lukisan dinding karst Maros-Pangkep mengungkapkan, sejak 40.000 tahun lalu, inovasi teknologi masyarakat prasejarah Sulsel tidak hanya didorong oleh kebutuhan bertahan hidup, tetapi oleh dedikasi teknis untuk memfasilitasi ekspresi artistik dan budaya yang sangat maju pada masanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
PSIM Kembali Bakal Bermarka...
Megapolitan
Peningkatan Literasi Bisa D...
Nasional
Ajang Festival Film Wartawa...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka

Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.