Menperin Lepas 2.361 Lulusan SMK Serentak, Mayoritas Terserap di Industri dan Berwirausaha
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 18:32 WIB | Oleh: Tim RedaksiTingkat Penyerapan Lulusan Capai Hampir 100 Persen
Menperin menyampaikan data serapan lulusan vokasi Kemenperin tahun 2025 sebagai bukti kebutuhan industri.
Dari 5.472 lulusan, sebanyak 4.009 sudah bekerja, 156 berwirausaha, 704 melanjutkan studi, dan 603 lainnya dalam proses rekrutmen.
"Industri tidak menunggu kalian melamar. Industri sudah menunggu kalian," kata Agus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan alumni sekolah vokasi Kemenperin kini telah bekerja di 21 negara dan di perusahaan kelas dunia seperti Bureau Veritas, Under Armour, Ecco, EDF, Hartalega, dan On.
Menperin kemudian secara resmi melepas lulusan SMK-SMAK dan SMTI Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Perindustrian untuk mengabdi kepada industri dan bangsa Indonesia.
Mayoritas Sudah Bekerja, Kuliah, atau Wirausaha
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Doddy Rahadi melaporkan, kegiatan pelepasan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan, standarisasi mutu, dan identitas pendidikan vokasi industri Kemenperin.
"Penyelenggaraan ini merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan, standarisasi mutu, dan identitas pendidikan vokasi industri Kementerian Perindustrian," ujar Doddy saat menyampaikan laporan di Bogor.
Pendidikan Vokasi Disesuaikan Kebutuhan Industri
Doddy menjelaskan pendidikan di SMK Kemenperin diarahkan untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. Hal itu diwujudkan melalui penyelarasan kurikulum, praktik kerja industri sistem ganda, penguatan Teaching Factory dan kelas industri, serta sertifikasi kompetensi.
Siswa juga dibekali kemampuan bahasa asing, keterampilan digital, dan penguasaan teknologi. Konsentrasi keahlian yang dibuka meliputi Kimia Analisis, Kimia Industri, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Mekatronika sesuai kebutuhan industri di tiap wilayah.
"BPSDMI akan terus memperkuat pembinaan dan evaluasi untuk menjaga konsistensi mutu, meningkatkan tata kelola, serta memastikan setiap program memberikan hasil yang semakin optimal," tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!