Melawan Takdir Fisika: Ketika Es “Enggan Mencair” di Suhu Kamar
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 07:32 WIB | Oleh: Haryo BronoMembuka Rahasia Air
Air mungkin tampak sederhana karena hanya terdiri atas dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Namun, justru molekul sederhana ini memiliki perilaku yang sangat kompleks.
Air menunjukkan banyak anomali yang tidak dimiliki zat lain, seperti mengembang saat membeku, memiliki kapasitas panas yang tinggi, serta mampu membentuk jaringan ikatan hidrogen yang sangat dinamis.
Banyak fisikawan bahkan menyebut air sebagai salah satu material paling “aneh” di alam. Penelitian mengenai ASW membantu ilmuwan memahami bagaimana molekul-molekul air berinteraksi dalam kondisi ekstrem. Pengetahuan tersebut penting untuk menjelaskan berbagai fenomena alam, mulai dari pembentukan es di ruang angkasa hingga proses pembentukan planet dan komet miliaran tahun lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Inspirasi bagi Material Masa Depan
Dampak penelitian ini tidak berhenti pada ilmu air. Memahami bagaimana suatu material dapat dikunci dalam fase amorf memberikan inspirasi baru dalam pengembangan berbagai material berteknologi tinggi.
“Air padat amorf merupakan salah satu material padat yang paling umum di seluruh alam semesta,” terang Helen J. Fraser dari The Open University yang sekaligus peneliti ASW.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prinsip serupa telah digunakan untuk menciptakan kaca logam yang sangat kuat, material optik dengan karakteristik khusus, hingga komponen elektronik yang lebih tahan terhadap perubahan suhu.
Pengetahuan mengenai transisi antara fase kristal dan fase amorf juga sangat penting dalam pengembangan baterai generasi baru, material semikonduktor, memori komputer berbasis perubahan fase (phase-change memory), hingga material superkonduktor.
Semakin baik ilmuwan memahami bagaimana atom dan molekul dapat dipertahankan dalam keadaan metastabil, semakin besar peluang untuk menciptakan material dengan sifat-sifat yang sebelumnya dianggap mustahil. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!