Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor di Jalan Sungai Lulut KM 5,5 Satlantas Polresta Banjarmasin Siapkan Jalur Alternatif

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 07:52 WIB | Oleh:
Longsor di Jalan Sungai Lulut KM 5,5 Satlantas Polresta Banjarmasin Siapkan Jalur Alternatif Doc: antara foto
Ket. Siapkan jalur alternatif akibat longsor di Jalan Sungai Lulut, Banjarmasin, Kalsel.

BANJARMASIN - Satlantas Polresta Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyiapkan jalur alternatif dan menerapkan rekayasa lalu lintas menyusul terjadinya longsor di Jalan Sungai Lulut KM 5,5  guna menjaga keselamatan pengendara serta memastikan mobilitas tetap berlangsung.

Longsor mengakibatkan badan jalan di ruas dekat Sungai Gardu hingga Komplek Gardu Mekar Indah mengalami retak dengan panjang sekitar 30 meter. Bagian tepi jalan yang berbatasan dengan sungai juga amblas hingga sekitar satu meter sehingga tidak aman dilintasi kendaraan roda empat atau kendaraan besar.

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono di Banjarmasin, Rabu, mengatakan personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan kawasan terdampak sekaligus mengatur arus lalu lintas melalui jalur alternatif.

"Pengendara mobil diarahkan melalui Jalan Rahayu hingga Pembina IV kemudian menyeberang melalui jembatan menuju Sungai Lulut dan Sungai Tabuk. Untuk sepeda motor masih bisa melintas di sisi jalan yang tersisa, namun diberlakukan sistem buka-tutup demi keselamatan," ujarnya.

Menurut dia, pengalihan arus dilakukan sejak pagi setelah kondisi jalan dinilai berisiko bagi kendaraan roda empat.

Sementara itu, untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor masih diperbolehkan melintas secara bergantian dengan pengawasan petugas di lapangan.

Embang mengatakan rekayasa lalu lintas menjadi langkah cepat untuk mengurangi potensi kemacetan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan akibat kerusakan badan jalan.

"Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas sehingga kami menyiapkan jalur alternatif dan menempatkan personel di titik-titik pengalihan arus agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar," katanya.

Selain mengalihkan kendaraan melalui Jalan Rahayu, Satlantas juga memberlakukan sistem satu arah di kawasan Gardu Mekar Indah.

Kebijakan tersebut diterapkan, ucap Embang, untuk mengurai kepadatan kendaraan di sekitar Jembatan Sungai Gardu yang menjadi salah satu titik perlintasan utama.

Terjadinya longsor itu turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tersebut.

Sejumlah warga memilih mengevakuasi barang-barang berharga dari rumah maupun tempat usaha mereka karena khawatir terjadi longsor susulan, sedangkan beberapa pedagang menghentikan sementara aktivitas usahanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.