VAR-gentina? Teori Konspirasi Menggema Jelang Semifinal Piala Dunia
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPelatih Swiss Murat Yakin mengecam aturan tersebut. "Kami dihukum oleh aturan yang menurut saya sama sekali tidak bisa diterima."
Meski demikian, tidak sedikit pengamat yang menilai keputusan VAR sudah tepat karena Embolo memang melakukan diving.
Kolumnis USA Today, Nancy Armour, bahkan menyindir para pendukung teori konspirasi.
"Jika ingin mengatakan FIFA mengatur Piala Dunia demi Lionel Messi dan Argentina, Anda harus memiliki bukti yang jauh lebih kuat daripada ini."
Sebaiknya Anda baca juga:
Jalur Argentina Dinilai Lebih Ringan
Selain keputusan wasit, jalur pertandingan Argentina menuju semifinal juga menjadi sasaran kritik.
Sejauh ini, lawan dengan peringkat FIFA tertinggi yang dihadapi Argentina hanyalah Swiss yang berada di posisi ke-19 dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah lolos dari grup yang dihuni Aljazair, Yordania, dan Austria, Argentina kemudian menghadapi Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss di fase gugur sebelum akhirnya bertemu Inggris di semifinal.
Namun, kondisi tersebut sebenarnya merupakan konsekuensi dari sistem unggulan FIFA yang menempatkan empat tim terbaik dunia di bagan berbeda agar baru dapat bertemu pada semifinal.
Inggris sendiri belum menghadapi tim penghuni 10 besar dunia sepanjang turnamen. Sementara Prancis harus menyingkirkan Maroko yang menempati peringkat ketujuh dunia pada perempat final.
Adapun Spanyol dianggap menjalani jalur tersulit karena harus mengalahkan Portugal (peringkat kelima dunia) dan Belgia (peringkat kesembilan) sebelum memastikan tiket ke semifinal.
Meski teori konspirasi terus berkembang di media sosial, hingga kini belum ada bukti konkret yang menunjukkan FIFA sengaja menguntungkan Argentina. Sebagian besar kontroversi yang muncul masih berkutat pada interpretasi keputusan wasit dan penggunaan VAR, dua aspek yang memang kerap memicu perdebatan dalam sepak bola modern.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!