VAR-gentina? Teori Konspirasi Menggema Jelang Semifinal Piala Dunia
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraUsai pertandingan, kubu Mesir melontarkan protes keras terhadap sejumlah keputusan wasit asal Prancis, François Letexier.
Kontroversi terbesar terjadi saat Mesir mencetak gol pada babak kedua. Gol tersebut dianulir setelah VAR meninjau sebuah pelanggaran terhadap pemain Argentina yang terjadi beberapa fase sebelum Mostafa Zico mencetak gol.
Sejumlah pengamat menilai VAR telah melampaui kewenangannya. Mantan wasit FIFA Mark Clattenburg mengatakan VAR tampak "mencari-cari alasan" untuk membatalkan gol Mesir.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan mengklaim timnya layak memperoleh penalti sebelum gol kemenangan Enzo Fernández tercipta.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sepertinya ada tekanan dari kubu Argentina terhadap wasit hingga menghasilkan keputusan seperti ini."
Ia juga mempertanyakan apakah ada keinginan mempertahankan juara bertahan dan menjaga peluang Messi tetap tampil di turnamen.
Namun, Kepala Departemen Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, menolak seluruh tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
VAR Kembali Jadi Sorotan
Kontroversi lain terjadi pada perempat final saat Argentina mengalahkan Swiss 3-1 setelah perpanjangan waktu.
Pada menit ke-70, wasit João Pinheiro sempat memberikan kartu kuning kepada gelandang Argentina Leandro Paredes karena dianggap melanggar Breel Embolo.
Namun setelah peninjauan VAR menggunakan aturan baru FIFA mengenai mistaken identity, diputuskan bahwa Embolo justru melakukan aksi simulasi.
Keputusan tersebut dibalik. Karena Embolo sebelumnya telah menerima kartu kuning, ia akhirnya mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Swiss harus bermain dengan 10 orang dan kehilangan momentum. Argentina kemudian memastikan kemenangan pada babak tambahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!