Periksa Peta di Ponsel Jadi Penyebab Truk Angkut Alat Berat Tersangkut di JPO Tendean
📅 Selasa, 14 Jul 2026, 16:10 WIB | Oleh: SujarJAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mengatakan penyebab truk angkut alat berat yang menyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, karena sopirnya bermain ponsel.
"Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar di Jakarta, Selasa.
Sukendar menambahkan penyebab lainnya yakni sopir tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan. Beruntung dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
"Dikarenakan tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak parah," ucapnya.
Berdasarkan keterangan di lokasi, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Truk itu diketahui mengangkut alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.
Akibat insiden tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan berat. Terlihat bagian tangga terpisah dari badan jembatan, sementara salah satu kaki penyangga terlihat terangkat akibat benturan truk bermuatan crane yang melintas di bawahnya.
Sopir truk pengangkut alat berat, Andre (28) mengungkap penyebab kendaraannya menyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami dua kilometer lagi sampai. Kami fokus lihat maps (peta)," kata Andre kepada wartawan di lokasi, Selasa.
Dia mengaku tidak sedang mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Terlebih, dia mengemudikan truk bersama seorang rekannya bernama Fajar (25).
Menurut dia, kecelakaan terjadi saat dirinya dan seorang rekannya tengah berusaha menemukan lokasi tujuan menggunakan aplikasi navigasi.
Rekayasa Arus Lalu Lintas
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan personel dan menerapkan rekayasa pengalihan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan parah di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa pagi.
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menjelaskan langkah ini diambil menyusul adanya insiden truk pengangkut alat berat jenis ekskavator pengebor yang tersangkut di jembatan penyeberangan orang (JPO) kawasan tersebut hingga menyisakan satu lajur jalan yang dapat dilintasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!