Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendaki Rinjani Adal Malaysia yang Cidera Dievakuasi Menggunakan Helikopter

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Pendaki Rinjani Adal Malaysia yang Cidera Dievakuasi Menggunakan Helikopter Doc: ANTARA/HO-Humas Balai TNGR NTB
Ket. Proses evakuasi pendaki asal Malaysia yang cedera di Gunung Rinjani menggunakan helikopter di Lombok Timur, Selasa (26/5)

LOMBOK TIMUR -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan pendaki asal Malaysia bernama Chye Connsynn (41) yang mengalami cedera saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dievakuasi menggunakan helikopter.

"Evakuasi udara adalah salah satu bentuk klaim pada asuransi premium yang ada di TNGR," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiaristo di Lombok Timur, Selasa.

Ia mengatakan berawal dari laporan petugas piket TNGR di Pelawangan pada pukul 06.45 WITA, kondisi cuaca cerah, sehingga proses evakuasi udara segera dipersiapkan demi keselamatan korban pendaki warga negara Malaysia yang mengalami kecelakaan saat pendakian.

"Korban dipindahkan ke tandu untuk mempermudah proses evakuasi. Helikopter kemudian take off menuju Pelawangan 2," katanya.

Setelah sempat mendarat di Sembalun untuk menurunkan tenaga medis guna mengurangi beban pesawat, helikopter akhirnya berhasil mendarat di helipad Pelawangan 2 dan langsung mengevakuasi korban menuju Sembalun.

"Korban diterbangkan menuju rumah sakit rujukan di Denpasar, Bali untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," katanya.

Balai TNGR mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini di antaranya Basarnas Mataram, EMHC, Asuransi Syariah Kita Bisa, SGI Air Bali, Nusa Medica Clinic, Unit SAR Lombok Timur, para relawan, serta seluruh petugas TNGR yang bekerja cepat, sigap, dan penuh dedikasi.

"Semoga korban segera pulih dan seluruh tim yang bertugas selalu diberikan keselamatan," katanya.

Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika korban melakukan pendakian dan pada Senin (25/5/2026) sore menerima informasi kecelakaan tersebut, sehingga berkoordinasi dengan tim evakuasi Asuransi Syariah Kita Bisa yaitu Edelweis Medical Health Centre (EMHC).

"Evakuasi langsung dilakukan menggunakan helikopter, namun karena cuaca kabut tebal, Heli putar balik menuju Denpasar setelah beberapa kali mencoba melakukan usaha mendekat ke lokasi korban," katanya.

Tim EMHC dan Basarnas berangkat dari Resor Sembalun Menuju Lokasi (Tenda Korban di Plawangan 2) untuk membantu perawatan korban dan persiapan proses evakuasi udara yang dijadwalkan sesuai rencana pada Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekerja Sektor Pariwisata di Maluku Mulai Disertifikasi

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pekerja Sektor Pariwisata d...
Daerah
Musim Kemarau Membuat Garut...
Daerah
Berdayakan Warga Kurang Mam...

Alwi Obati Kekecewaan atas Kekalahan Jojo

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Alwi Obati Kekecewaan atas ...

OJK-Komdigi Bersinergi Putus Ekosistem Judi Online

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...
Daerah
Gunung Semeru Kembali Erups...

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.