Peninjauan Lokasi Banjir untuk Memastikan Keselamatan Warga
📅 Senin, 13 Jul 2026, 23:42 WIB | Oleh: Tim PenulisMalinau, Kaltara - Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, Senin pagi, meninjau lokasi banjir di Kecamatan Malinau Utara untuk memastikan penanganan dan keselamatan warganya.
“Kami datang untuk memastikan keselamatan masyarakat, ketersediaan air bersih, serta distribusi listrik tetap dapat dikendalikan dengan baik. Dalam kondisi seperti ini masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat,” ujarnya di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Dalam peninjauan Bupati Mawa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, camat, kepala desa dan termasuk dari unsur TNI-Polri, PLN, serta sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Banjir ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi sejak malam hingga dini hari. Meluapnya Sungai Malinau dan beberapa anak sungai, ditambah kondisi air pasang, menyebabkan genangan merendam sejumlah wilayah, khususnya Desa Belayan,” katanya.
Untuk itu, Bupati Malinau mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena cuaca masih mendung dan debit air belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap banjir tidak semakin meluas. Mari seluruh masyarakat Kabupaten Malinau saling bahu-membahu dan saling membantu agar kondisi ini dapat kita lewati bersama," tuturnya.
Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak dan berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung, termasuk rumah mereka yang kerap terendam saat banjir datang.
Kemudian, Bupati juga mengunjungi posko mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berada di Desa Belayan guna memastikan para mahasiswa dalam keadaan aman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wempi tidak hanya meninjau di Desa Belayan, ia juga meninjau desa lainnya yang juga tergenang banjir, yaitu Desa Salap, Putat dan Kaliamok untuk melihat langsung dampak banjir serta memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik.
“Kita terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penanganan banjir, menjaga keselamatan warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” kata Wempi.
Bertepatan dengan banjir, pelaksanaan hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Malinau juga dimulai. Ada dua sekolah di Kecamatan Malinau Utara terpaksa diliburkan sementara karena terdampak banjir.
“Kami sudah menyiapkan surat edaran sebagai langkah antisipasi banjir. Sekolah-sekolah yang terdampak menyesuaikan kondisi di lapangan. Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, M. Fiteriady yang turut mendampingi Bupati Malinau meninjau lokasi banjir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!