Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar Widiyanti Berharap PM Narendra Modi Bantu Promosikan Candi Prambanan ke Dunia.

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 10:18 WIB | Oleh:
Menpar Widiyanti Berharap PM Narendra Modi Bantu Promosikan Candi Prambanan ke Dunia. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyambut kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7)

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berharap Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dapat meningkatkan eksposur Candi Prambanan di pasar India dan internasional.

"Kami berharap semakin banyak wisatawan India mengunjungi destinasi pariwisata prioritas seperti Candi Prambanan, Borobudur, dan desa-desa wisata," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dalam kunjungannya ke Candi Prambanan, Yogyakarta pada Rabu (8/7) untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto, Widiyanti menilai momentum kunjungan PM Modi dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi bernilai tinggi untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat global.

Adanya kedekatan budaya Indonesia dan India juga menjadikan sejumlah destinasi di Indonesia memiliki potensi kuat untuk dikembangkan bagi pasar wisatawan India, khususnya pada segmen wisata spiritual dan budaya.

Dia mencontohkan sejak 2025 pemerintah Indonesia mengembangkan peringatan Siwaratri dan Mahasiwaratri sebagai bagian dari kegiatan keagamaan dan budaya yang berpotensi menarik wisatawan mancanegara asal India.

Berbagai kegiatan lain juga terus dikembangkan untuk memperkuat daya tarik kawasan Prambanan, antara lain Prambanan Shiwa Festival, Prambanan Jazz Festival, serta beragam kegiatan budaya dan pariwisata lainnya.

Di sisi lain untuk menarik kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan, Kementerian Pariwisata juga berupaya bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan paket wisata yang menarik sekaligus memperkuat konektivitas menuju Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Guna mempermudah wisatawan baik dari India maupun negara lain berkunjung ke Yogyakarta, Kementerian Pariwisata turut mendorong pembukaan penerbangan langsung menuju Yogyakarta International Airport (YIA), antara lain melalui koordinasi dengan pemerintah India untuk membuka rute menuju YIA, serta mendorong Angkasa Pura memberikan insentif berupa pembebasan biaya pendaratan dan parkir pesawat dan parking fee pada periode tertentu.

Menurutnya dengan konektivitas yang semakin luas, peluang peningkatan kunjungan wisatawan, pertukaran budaya, kegiatan MICE, investasi pariwisata, serta pengembangan paket wisata berbasis budaya, spiritualitas, kebugaran dan warisan budaya diharapkan semakin terbuka.

Kementerian Pariwisata juga telah mendorong India untuk masuk dalam skema Bebas Visa Kunjungan (BVK) bagi turis. Usulan tersebut saat ini masih dalam proses pembahas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Republik Indonesia.

“Melalui momentum kunjungan Perdana Menteri Modi, kami berharap dapat semakin memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia di mata wisatawan India dan komunitas internasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Indonesia dan India berupaya memperkuat hubungan kerja sama di berbagai sektor dalam berbagai kesempatan. Di antaranya, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama di bidang pariwisata pada 8 Februari 2000.

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan, promosi, MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), investasi, serta kerja sama sektor swasta.

Pada 30 Mei 2018, Indonesia dan India juga sepakat membentuk Satuan Tugas Bersama untuk meningkatkan konektivitas antara Kepulauan Andaman dan Nicobar dengan provinsi-provinsi di Pulau Sumatera. Tindak lanjut Satuan Tugas Bersama tersebut terus dilakukan hingga 2020, antara lain melalui promosi pariwisata bersama, pengembangan paket wisata, serta pertukaran budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Sej...

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...

Ganda Putri Jepang Mundur, Rachel/Febi Melaju

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ganda Putri Jepang Mundur, ...
Olahraga
Persija Kalah, Shin Tae-yon...
Olahraga
Final Ideal Piala AFF, Viet...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.