Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PT KAI Ungkap Stasiun Gambir Direvitalisasi Jadi Teras Monas

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 16:15 WIB | Oleh:
PT KAI Ungkap Stasiun Gambir Direvitalisasi Jadi Teras Monas Doc: PT KAI

YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan merevitalisasi Stasiun Gambir menjadi kawasan "Teras Monas" dengan anggaran Rp1 triliun. Hal ini sebagai bagian pengembangan ruang publik, sekaligus optimalisasi aset perusahaan.

Program tersebut diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang lebih terintegrasi. Terintegrasi dengan Monumen Nasional (Monas), pusat pemerintahan, serta berbagai moda transportasi di Jakarta.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan pengembangan Stasiun Gambir tidak hanya berfokus pada fungsi transportasi. Kawasan itu juga akan menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan menghadirkan fasilitas komersial, ruang publik, hingga area rekreasi yang nyaman.

"Monas ini adalah panggungnya Indonesia.Terasnya ada di mana? Belum ada. Belum ada terasnya. Yang duduk bisa memandang Monas sekarang tidak ada," kata Bobby Rasyidin saat diskusi bersama media di dalam rangkaian kereta wisata dari Yogyakarta menuju Jakarta, Rabu (8/7).

Bobby memastikan wajah baru Stasiun Gambir akan dibuat semenarik mungkin agar masyarakat pengguna jasa kereta api memiliki in journey experience. Artinya konsep revitalisasi akan menghadirkan nuansa alam khas Indonesia. Seperti lanskap air terjun, sawah terasering, pegunungan, hingga elemen-elemen yang merepresentasikan kekayaan alam.

"Untuk itu kami akan jadikan Gambir sebagai in journey experience. Pelanggan yang datang dia tidak hanya akan naik kereta. Dia akan menikmati Monas. Dari panggung yang kita sebut dengan Monas," kata Bobby.

Menurut Bobby, konsep "Teras Monas" dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat maupun pelanggan kereta api. Nantinya, kawasan tersebut dilengkapi beragam fasilitas, seperti pusat kuliner, area ritel, lounge, hotel, rooftop park, ruang pertemuan. Dan tak lupa akan ada ruang terbuka hijau yang terhubung langsung dengan lingkungan sekitar Monas.

"Pengguna jasa juga akan menikmati yang namanya surroundings-nya Monas. Dia akan menikmati yang namanya stasiun New Gambir," kata dia.

Bobby mengatakan untuk mewujudkan Stasiun Gambir sebagai "Teras Monas", KAI menganggarkan kurang lebih Rp1 triliun dengan target pekerjaan selesai pada 2028. "Anggarannya mencapai 1 T," ujar dia.

KAI mencatat saat ini terdapat 132 titik komersial yang telah beroperasi di Stasiun Gambir. Apabila pengembangan berjalan sesuai rencana, revitalisasi tersebut diproyeksikan mampu membuka sekitar 500 - 1.000 peluang kerja langsung maupun pekerjaan pendukung.

Selain meningkatkan fungsi komersial, KAI juga menyiapkan integrasi layanan transportasi di Stasiun Gambir. Pengembangan itu mencakup konektivitas antara kereta api jarak jauh, KRL, kawasan Monas, serta moda transportasi lainnya agar perjalanan masyarakat semakin mudah dan efisien.

Revitalisasi Stasiun Gambir menjadi bagian dari transformasi kawasan transportasi di pusat Jakarta. KAI berharap pengembangan tersebut dapat menciptakan ruang publik yang modern, nyaman, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di sekitar Monas.

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan revitalisasi tersebut merupakan bagian dari optimalisasi aset perusahaan di pusat Kota Jakarta. Menurut dia, lokasi Stasiun Gambir yang berada di jantung ibu kota memiliki potensi besar untuk menghadirkan layanan transportasi sekaligus aktivitas komersial, wisata, dan rekreasi.

"Stasiun Gambir merupakan gerbang perjalanan kereta api jarak jauh di pusat Jakarta. Karena itu, pengembangannya diarahkan menjadi ruang yang nyaman bagi pelanggan untuk menunggu perjalanan, menikmati kuliner, berbelanja, hingga mengakses berbagai layanan pendukung," kata Anne. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Geng Motor Disuruh Masuk Se...
Tiga Santri Diduga Dibakar Senior di Lombok Tengah, Satu Meninggal Dunia. Belum Ada Tersangka

Tiga Santri Diduga Dibakar Senior di Lombok Tengah, Satu Meninggal Dunia. Belum Ada Tersangka

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.