Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton

4 Rabu, 08 Jul 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Bapanas Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton Bapanas Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton Doc: Bapanas
Ket. Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan kondisi perberasan nasional masih terkendali di tengah potensi El Nino. Hal itu didukung Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang mencapai 5,2 juta ton.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengatakan jumlah CBP yang tersimpan di Perum Bulog saat ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah memastikan cadangan tersebut siap digunakan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.

"Indonesia mempunyai CBP di Bulog saat ini mencapai 5,2 juta ton. Jumlah tersebut tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, namun kita harus tetap waspada menghadapi El Nino," kata Sarwo dalam keterangannya, Rabu (8/7).

Menurut dia, kekuatan cadangan pangan menjadi modal pemerintah menghadapi dinamika perubahan iklim. Selain itu, produksi, distribusi, dan kolaborasi lintas sektor terus diperkuat.

"Dengan cadangan pangan yang kokoh, produksi terus meningkat, distribusi semakin kuat. Pemerintah optimis kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi," ucap dia.

Berdasarkan analisis Bapanas, dari jumlah tersebut hanya 55 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH beras dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium. Sementara daerah lainnya masih berada dalam koridor HET.

Sarwo memastikan, pemerintah terus memperkuat intervensi melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta Gerakan Pangan Murah (GPM). Sejak Januari 2026, total intervensi CBP telah mencapai 1,36 juta ton.

Realisasi tersebut terdiri dari penyaluran beras SPHP, bantuan pangan, kebutuhan golongan anggaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tertentu, hingga penanganan bencana alam. Program tersebut menjadi instrumen menjaga keterjangkauan harga di masyarakat.

"Bapanas bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan telah melaksanakan lebih dari 5.573 GPM di 37 provinsi. Kemudian juga di lebih dari 378 kabupaten kota," ucap Sarwo.

Ia mengatakan, penyaluran beras SPHP juga terus diperluas untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah kembali menyiapkan bantuan pangan bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat mulai Juli 2026.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, mengatakan perkembangan harga beras masih relatif terkendali. Jumlah daerah yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras juga mulai menurun.

"Ini ada dua komoditi yang perlu mendapat perhatian yaitu beras dan minyak goreng, walaupun perubahan IPH-nya itu sudah relatif terjaga rendah. Beras juga mengalami inflasi tetapi tidak terlalu tinggi," kata Ateng.

BPS mencatat terdapat 113 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH beras pada minggu pertama Juli 2026. Jumlah tersebut turun dibandingkan akhir Juni 2026 yang mencapai 138 kabupaten/kota.

"Untuk beras, ini masih ada pada posisi 113 kabupaten/kota. Namun kalau kita lihat dari pergerakan harga untuk IPH beras menurut provinsinya, ini relatif tidak terlalu tinggi," ujar dia.

Di sisi lain, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah berhasil menjaga stabilitas harga beras melalui berbagai intervensi, bahkan beras tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi dalam dua tahun terakhir.

"Kita syukuri bahwa beras tak lagi menjadi penyumbang utama inflasi dua tahun terakhir. Kami meminta seluruh gubernur, bupati, wali kota seluruh Indonesia, kita aktifkan pasar murah," kata Amran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
BPOM Ungkap Besarnya Potens...
Nasional
Kemenhub Petakan Titik Rawa...
Nasional
Istana Sebut Skandal Penyad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.