Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Pamekasan Mulai Berlakukan Siaga Bencana Hidrometeorologi

4 Rabu, 04 Nov 2026, 14:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Pamekasan Mulai Berlakukan Siaga Bencana Hidrometeorologi Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Pamekasan Mulai Berlakukan Siaga Bencana Hidrometeorologi Doc: ANTARA
Ket. Dokumen kegiatan apel siaga bencana di Kabupaten Pamekasan oleh BPBD bersama polisi dan TNI serta instansi terkait di lingkungan Pemkab Pamekasan.

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama polisi, dan TNI mulai memberlakukan siaga bencana hidrometeorologi guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang biasa terjadi pada saat pergantian musim.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pemkab Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, di Pamekasan, Rabu (04/11), mengatakan langkah itu dilakukan dengan menggandeng semua pihak terkait, dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menekan risiko apabila terjadi bencana.

"Dengan melakukan kesiapsiagaan sejak dini, kami yakin, risiko dari kejadian bencana bisa ditekan," katanya.

Menurut Dhofir, Pemkab melalui BPBD Kabupaten Pamekasan telah melakukan koordinasi dengan instansi lintas sektor di Pamekasan, termasuk dengan polisi dari jajaran Polres Pamekasan dan TNI dari Kodim 0826 Pamekasan.

Selain itu, sambung dia, pemkab bersama polisi dan TNI juga telah melakukan apel kesiapsiagaan bencana dan melakukan pengecekan berbagai jenis peralatan yang biasa digunakan untuk menangani berbagai jenis bencana yang terjadi.

Kepala BPBD Akhmad Dhofir Rosidi lebih lanjut menjelaskan, Kabupaten Pamekasan termasuk salah satu kabupaten di Pulau Madura yang rawan bencana alam.

"Ada sembilan kecamatan yang menurut catatan kami di BPBD termasuk daerah rawan bencana," kata Dhofir.

Kesembilan kecamatan itu masing-masing Kecamatan Pamekasan, Pademawu, Galis, Palengaan, Kadur, Pakong, Pegantenan, dan Kecamatan Proppo.

Jenis bencana yang sering terjadi adalah banjir, tanah longsor, angin kencang dan cuaca ekstrem.

"Bencana banjir sering terjadi di Kecamatan Pamekasan, Pademawu, Galis dan Kecamatan Palengaan," kata Dhofir.

Untuk bencana tanah longsor, rawan terjadi di Kecamatan Kadur, Pakong, Palengaan dan Kecamatan Pegantenan.

Sedangkan bencana angin kencang, puting beliung serta cuaca ekstrem rawan terjadi di Kecamatan Proppo, Galis dan Kecamatan Palenggaan.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan delapan langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi musim hujan 2026/2027. Langkah tersebut mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi masyarakat.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2026 tentang Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tahun 2026/2027. Surat edaran yang ditandatangani Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi pada 30 Oktober 2026 tersebut ditujukan kepada gubernur serta bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai prediksi musim hujan 2026/2027 pada 2 Oktober 2026, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada akhir 2026 hingga awal 2027.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Istana Sebut Skandal Penyad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.