Argentina Lolos dari Tubir Kekalahan dari Mesir, Duo Lionel Jadi Penyelamat
📅 Rabu, 08 Jul 2026, 07:28 WIB | Oleh: SriyonoTak sampai empat menit berselang giliran Messi sendiri yang sukses menaklukkan kiper Mostafa Shobeir dengan sepakan kaki kirinya demi menghapuskan keunggulan Mesir dan mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Fight back yang dilancarkan Argentina terus berlanjut, terbantu mentalitas para pemain Mesir yang mungkin sudah terpukul menghadapi betapa mudahnya keunggulan yang mereka miliki lenyap dalam sekejap.
Maka kemudian terjadilah, pada menit kedua waktu tambahan Lautaro Martinez mengirimkan umpan silang melambung yang disambut sundulan kepala Enzo Fernandez menyarangkan bola ke arah tiang jauh gawang Mesir.
Pasukan Putih Biru Langit tuntas membalikkan keadaan dan memenangi pertandingan, membuka kesempatan Dua Lionel melanjutkan zaman keemasan sepak bola Argentina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keuntungan
Lima, sepuluh, atau entah berapa tahun lagi dari sekarang sebagian besar orang hanya akan mengingat dan/atau mengenal kisah heroisme kebangkitan Argentina kontra Mesir di pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026.
Lebih kurangnya sesederhana narasi di atas, dengan memadukan bumbu jalinan Duo Lionel dan kesuksesan yang menyertai Argentina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kecuali Anda ingin mendaku sebagai tactico, istilah yang kerap digunakan untuk merujuk pada sosok-sosok pandit dan ahli strategi sepak bola dadakan di media sosial dan dunia maya.
Anda tentu tidak bisa menafikkan bahwa Argentina --dan Messi khususnya-- bergelimang begitu banyak keuntungan yang menyertai, entah disengaja atau tidak.
Dari kacamata terbesar, Argentina disebut-sebut mendapat jalur yang relatif mulus dari hasil undian grup Piala Dunia 2026, sebab tidak berada satu bagan dengan tim-tim kuat --sebutlah Prancis finalis 2022 misalnya-- di babak gugur kecuali partai puncak.
Keuntungan yang dituduhkan kepada Argentina menghasilkan mereka bertemu Tanjung Verde di babak 32 besar lalu. Tapi nyatanya, tim debutan Piala Dunia itu tak hanya telentang kemudian berganti peran jadi sasaran tembak.
Tanjung Verde memberikan perlawanan kuat, tapi pada akhirnya Argentina mampu memenangi pertandingan seru lewat babak tambahan waktu.
Sebelum keuntungan itu, netizen begitu menyoroti betapa Messi mendapat pemakluman yang begitu besar ketika potongan video memperlihatkan ia menjegal betis bek Aljazair Aissa Mandi di laga pertama Grup J. Sebagian kalangan menganggap jegalan itu layak diberi kartu merah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!