Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Argentina Lolos dari Tubir Kekalahan dari Mesir, Duo Lionel Jadi Penyelamat

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 07:28 WIB | Oleh:

Namun, pada akhirnya Messi dan Argentina mendapat keuntungan tak ada hukuman apapun. Lantas Messi mencetak trigol demi memimpin Argentina menang 3-0 atas Aljazair.

Keuntungan juga masih mengikuti Messi dan Argentina di laga 16 besar melawan Mesir. Sebelum gol kedua Mesir yang diterima secara resmi, Zico sebetulnya sempat menjebol gawang Argentina pada menit ke-58 dalam situasi serangan balik.

Namun, wasit Francois Letexier menganulir gol tersebut karena memvonis Haissem Hassan lebih dulu melanggar Lisandro Martinez dalam proses awal serangan balik, setelah meninjau tayangan ulang di monitor VAR tepi lapangan.

Tayangan ulang memang memperlihatkan ada injakan dari kaki kiri Hassan ke kaki kanan Lisandro, kontak fisik yang sebetulnya jauh lebih ringan dibanding jegalan Messi ke betis Mandi, tapi yang satu dihukum dan yang lain tidak.

Keuntungan berlanjut dalam proses terjadinya gol penentu kemenangan Argentina. Gol itu menjadi penyelesaian situasi serangan balik setelah Leandro Paredes menghentikan pergerakan Mohamed Salah di kotak penalti Argentina.

Tak seperti gol "pertama" Zico yang dianulir setelah ada peninjauan proses serangan, gol ketiga Argentina kebal dari tinjauan apapun. Bahkan tayangan ulang aksi Paredes menghentikan Salah pun hanya sekali dimunculkan, sebelum adegan bergeser ke selebrasi Argentina.

Keuntungan, keberpihakan, atau mungkin berat sebelah adalah situasi yang bisa terjadi kapan saja dalam pertandingan olahraga apapun, termasuk sepak bola.

Namun, memanfaatkan keuntungan yang dimiliki tak semudah membalikkan telapak tangan, tetap membutuhkan kemampuan murni sebagai penunjang.

Jika tak percaya, lihat saja bagaimana Amerika Serikat mendapat keuntungan besar berupa pencabutan sanksi larangan tanding bagi penyerang mereka, Folarin Balogun.

Awalnya, Balogun mendapat kartu merah di laga 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina. Namun, berkat campur tangan Presiden AS Donald Trump, keputusan mengejutkan dari Komisi Disiplin FIFA, serta pembelaan khas Presiden FIFA Gianni Infantino, pemain AS Monaco itu akhirnya tetap bisa turun melawan Belgia di babak 16 besar.

Protes federasi sepak bola Belgia, kecaman UEFA, bahkan suara masyarakat olahraga secara umum tak mampu menembus tulinya telinga FIFA.

Namun, keuntungan yang didapatkan Amerika Serikat bertemu dengan kenyataan bahwa tim mereka "tidak jago-jago amat" main sepak bola. Belgia menyalurkan kemarahan mereka menjadi empat gol penyokong kemenangan 4-1 yang membuat Amerika jadi tuan rumah terakhir yang tersingkir di Piala Dunia 2026.

Maka, sekali lagi, jika diberi keuntungan, manfaatkanlah seperti Argentina sembari membubuhkan pernak pernik kisah heroisme sarat drama agar menjadi lebih epik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menanti Data IKK, 8 Juli 2026

1 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Menanti Data IKK, 8 Juli 2026
Olahraga
Laga Argentina Versus Mesir...
Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.