Kolaborasi KEK Singhasari-IIM Bangalore Bidik SDM Indonesia Tembus Panggung Dunia
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 14:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing global merupakan fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan ekonomi internasional.
Peningkatan kualitas pendidikan, penguasaan teknologi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan industri menjadi faktor penting dalam menciptakan tenaga kerja yang kompetitif.
Di era transformasi digital dan ekonomi berbasis inovasi, investasi pada pengembangan SDM tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tetapi juga menentukan kemampuan bangsa dalam memanfaatkan peluang di pasar global.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari bermitra dengan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing global.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan pemerintah terus mentransformasikan KEK agar tidak hanya berperan sebagai pusat investasi dan industri, tetapi juga sebagai pusat inovasi, pendidikan, riset, dan pengembangan talenta.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Indonesia telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, yang membutuhkan investasi yang lebih besar, produktivitas yang lebih tinggi, inovasi yang semakin kuat, serta sumber daya manusia yang berdaya saing global,” katanya dalam agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7).
Susiwijono menggarisbawahi kemitraan antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masa depan.
Hal itu sejalan dengan arah pembangunan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta transformasi digital sebagai prioritas pembangunan nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kerja sama dengan IIM Bangalore juga melengkapi berbagai inisiatif kolaborasi Indonesia–India yang telah berkembang di KEK Singhasari, termasuk juga melalui Cyber Defense Academy dan Mumbai–Malang Creative Tech Corridor.
Momentum tersebut semakin memperkuat hubungan strategis Indonesia dan India yang terus berkembang, termasuk di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan teknologi.
Pada tahun 2025, nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai 23,2 miliar dolar AS, sementara selama Januari–April 2026 tercatat sebesar 7,9 miliar dolar AS.
Pemerintah optimistis kemitraan ini akan menandai tonggak penting dalam pengembangan SDM, memperkuat ekosistem pendidikan tinggi, serta memperdalam kolaborasi akademisi dan industri.
Kolaborasi ini pun diyakini dapat memastikan bahwa manfaat dari pengembangan KEK dapat diwujudkan dalam bentuk SDM yang lebih unggul dan peluang yang lebih besar bagi generasi mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!