Usulan Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu hingga Jaklingko Rp2.000 Dinilai Tepat
📅 Senin, 06 Jul 2026, 16:10 WIB | Oleh: Tim PenulisIa menjelaskan, selama layanan masih gratis, terdapat target jumlah penumpang dalam kontrak operator yang berpotensi memicu manipulasi data melalui tapping fiktif demi memenuhi target operasional.
"Selama ini, dalam kontrak antara Transjakarta dan operator, ada target untuk kilometer tempuh, ada target untuk jumlah penumpang. Nah, kaitan dengan ini, waktu gratis, misalnya jumlah penumpangnya kurang. Kalau saya jadi operator, agar target tidak kena potong, saya tapping sendiri saja supaya target terpenuhi," ungkapnya.
Menurut Sugihardjo, dengan adanya tarif pada setiap perjalanan, setiap transaksi harus dibayar sehingga jumlah penumpang yang tercatat akan lebih mencerminkan kondisi sebenarnya.
"Jadi, kalau nanti Mikrotrans dikenakan tarif Rp2.000, terus data penumpangnya turun, itu datanya benar turun, tapi bukan berarti penumpangnya turun karena kemarin itu ada yang data berlebih, yang sebetulnya nggak jalan," imbuhnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!