Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Uji Coba Rudal 'Strategis' di Samudra Pasifik Saat Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

📅 Senin, 06 Jul 2026, 15:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Uji Coba Rudal 'Strategis' di Samudra Pasifik Saat Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan Doc: thechinaacademy.org
Ket. Kapal selam nuklir strategis Tipe 094 Angkatan Laut Tiongkok.

BEIJING - Sebuah kapal selam Tiongkok melakukan uji tembak rudal "strategis" yang membawa hulu ledak tiruan ke Samudra Pasifik pada hari Senin (6/7), kata Beijing, yang langsung menuai kecaman dari negara-negara di kawasan tersebut.

Tiongkok memperlihatkan kekuatan militernya secara terang-terangan pada hari yang sama ketika Australia dan Fiji menandatangani perjanjian pertahanan penting, memperkuat hubungan mereka saat Canberra berupaya mengungguli Beijing di Pasifik Selatan.

Uji coba pada hari Senin juga dilakukan dua tahun setelah Pasukan Roket elite Tiongkok menembakkan rudal balistik antarbenua ke laut dekat Polinesia Prancis, peluncuran ICBM pertama mereka di atas perairan internasional dalam lebih dari 40 tahun.

Uji coba baru ini terjadi ketika sebuah kapal selam nuklir meluncurkan "rudal strategis yang membawa hulu ledak simulasi pelatihan" pada pukul 12.01 siang, menurut pernyataan angkatan laut Tiongkok. Rudal tersebut "mendarat dengan tepat di wilayah laut yang ditentukan”, tambahnya.

"Peluncuran uji coba rudal ini adalah pengaturan rutin dari latihan militer tahunan Tiongkok, dan negara-negara terkait telah diberitahu sebelumnya," kata juru bicara Wang Xuemeng dalam pernyataan di WeChat.

Namun, menteri luar negeri Selandia Baru mengatakan tes tersebut dilakukan "dalam beberapa jam" setelah negaranya diberitahu.

"Samudra Pasifik adalah Samudra Perdamaian dan kami sangat prihatin dengan uji coba senjata berkemampuan nuklir oleh Tiongkok di Pasifik Selatan," kata Winston Peters dalam sebuah pernyataan. Peluncuran tersebut "tidak sesuai dengan stabilitas regional", katanya.

Australia menyebut peluncuran itu "mengganggu stabilitas", sementara Jepang mengatakan telah "sangat menyerukan agar uji coba itu dipertimbangkan kembali", dan telah "menyampaikan kekhawatiran serius atas meningkatnya aktivitas militer Tiongkok".

Beijing telah meningkatkan pengembangan nuklirnya dan meninggikan pengeluaran pertahanan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Pentagon, Tiongkok memiliki lebih dari 500 hulu ledak nuklir operasional pada Mei 2023 dan kemungkinan akan memiliki lebih dari 1.000 pada tahun 2030.

Peluncuran uji coba tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Tiongkok dan Russia memulai latihan angkatan laut gabungan tahunan mereka di lepas pantai Qingdao, sebuah pelabuhan militer utama dan resor tepi laut di timur Tiongkok.

Kedua pihak akan melakukan "perencanaan berbasis pelabuhan" seperti "latihan dalam komando dan koordinasi taktis", menurut kantor berita negara Xinhua.

"Sebagai langkah selanjutnya, kapal perang yang berpartisipasi akan menuju ke laut dekat Qingdao untuk melakukan latihan di berbagai bidang seperti pengintaian gabungan, pertahanan udara dan rudal, serta pelatihan penggunaan senjata secara nyata," kata Xinhua.

Menteri Luar Negeri Papua Nugini dan sebuah sumber pemerintah Selandia Baru mengatakan kepada AFP pada Senin pagi bahwa Tiongkok sedang bersiap untuk menguji coba rudal berkemampuan nuklir ke Samudra Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka,  Djokovic Ukir Rekor Baru

Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka, Djokovic Ukir Rekor Baru

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Peluang Melemah Terbuka, 6 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.