Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Diminta Percepat Transformasi Industri

📅 Senin, 06 Jul 2026, 01:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Senada dengan itu, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menilai pemerintah perlu mempercepat ekspor produk bernilai tambah sebagai strategi menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah melemahnya perdagangan global.

Menurut Rizal, promosi dagang saja tidak lagi cukup sehingga pemerintah harus memperkuat ekspor produk manufaktur, makanan olahan, kimia, farmasi, komponen otomotif, tekstil bernilai tambah, hingga produk hilirisasi yang telah menjadi barang jadi.

"Untuk sisa tahun ini, strategi mendorong ekspor tidak cukup hanya dengan promosi dagang. Pemerintah perlu mempercepat ekspor sektor yang punya nilai tambah tinggi, terutama produk manufaktur, makanan olahan, kimia, farmasi, komponen otomotif, tekstil bernilai tambah, serta produk hilirisasi yang tidak berhenti di bahan setengah jadi," kata Rizal.

Ia menilai defisit neraca perdagangan pada Mei 2026 menjadi sinyal bahwa ekspor nasional mulai melemah ketika impor, khususnya migas dan bahan baku, meningkat cukup tajam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

MILITER

Korut Terus Perkuatan Persenjataan AL

42 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Terus Perkuatan Perse...
Luar Negeri
Xi Jinping Ganti Pemimpin A...
Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.